Kabupaten Gunungkidul

Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Daerah

Informasi Kabupaten Gunungkidul



Dilihat  107       Komentar  0
10 Oktober 2018 08:08:13

Surga Tersembunyi, Gunungkidul Bisa Jadi Bali Baru


Gunungkidul - Beberapa tahun yang lalu imej Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan daerah kering dan tandus  serta miskin secara ekonomi dan sering kekeringan dimusim kemarau.

Julukan itu adalah cerita masa lalu, kini Gunungkidul telah berbenah dan menjadi tujuan wisata populer yang menawarkan sebagian besar keindahan alam. Gunungkidul juga kaya akan budaya Jawa di mana pertunjukan tradisional dan ritual budaya masih terjaga dengan baik.

Pemenuhan air bersih juga terus mendapat perhatian dengan mengelola dan mengembangkan  sumber daya baru untuk menjawab masalah masalah pemenuhan air bersih ini.



Gunungkidul menawarkan Keindahan alam pantai-pantai yang eksotis, pemandangan langka pegunungan karst, sungai prasejarah dan pegunungan, geoparks, gua yang menantang untuk dijelajahi, rute berbatu hingga petualangan dan tempat menarik untuk berfoto.

Jalan yang  berkelok-kelok, naik dan turun, jalan di daerah perbukitan menuju ke lokasi wisata tidak kalah menarik. Selama musim hujan mereka menawarkan pemandangan hijau yang indah dari sebagian besar hutan jati. Selama musim kemarau mereka menawarkan pemandangan yang eksotis dari pohon-pohon jati yang hampir tanpa daun di sepanjang kedua sisi jalan.

Di wilayah selatan, ada jalur yang menghubungkan Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul dan Kecamatan Imogiri di Kabupaten Bantul, dimana  para wisatawan dimanjakan dengan pemandangan tebing-tebing karst di satu sisi dan pandangan jauh Samudra Hindia biru di sisi lain.



Pengamat ekonomi Cyrillus Harinowo Hadiwerdoyo pernah menyebut jalanan yang berliku dengan pemandangan tebing karst ini  merupakan Monterrey dari Gunungkidul, karena mirip dengan bagian jalan yang disebut Seventeen Mile Drive di Monterrey, California, di Amerika Serikat, dikenal karena rute liku-liku yang indah mengikuti kontur area pegunungannya.

“Gunungkidul  luar biasa,” kata Harinowo saat berkunjung  baru-baru ini. Dia mengatakan bahwa Gunungkidul telah mengubah dirinya dari sebelumnya salah satu daerah termiskin di Indonesia menjadi destinasi  wisata favorit.

“Dan ini baru permulaan,” kata Harinowo, Dia mengungkapkan keyakinan  bahwa dalam 5  hingga 10 tahun mendatang Gunungkidul akan benar-benar berubah menjadi Bali Baru.

Sebagai contoh, ia mengatakan bahwa kawasan wisata elit Nusa Dua di Bali sebelumnya juga merupakan daerah perbukitan yang tandus. Nah, sangat mungkin bahwa kawasan karst perbukitan Gunungkidul juga akan diubah menjadi tujuan wisata elit dalam waktu dekat.

Perkembangan Rute Jalur  Lintas Selatan (JLS) Pulau Jawa yang juga secara langsung menghubungkan daerah pesisir Gunungkidul dengan New Yogyakarta International Airport (NYIA), yang direncanakan akan mulai beroperasi tahun depan, akan semakin mempercepat proses transformasi.

Dia mengatakan bahwa kepercayaan diri inilah yang mendorongnya untuk bersama-sama berinvestasi di sektor pariwisata di Gunungkidul dengan mengembangkan Radika Paradise Hotel di Pantai Indrayanti dengan investor lokal, menawarkan cottage dan vila untuk bermalam.

"Respon yang luar biasa melebihi harapan kami," katanya, menggambarkan bagaimana turis asing dan domestik mulai tinggal di hotelnya meskipun beberapa fasilitas hotel masih dalam pembangunan.

Kepala Sub Bagian Perencanaan Sekretariat Dinas Pariwisata, Supriyanta, SSos, MM mengatakan bahwa Kabupaten  Gunungkidul  beberapa tahun terakhir ini mengalami peningkatan kunjungan wisatawan hingga 400.000 per tahun. Tahun lalu memiliki 3,2 juta wisatawan yang berkunjung, di antaranya 21.600 adalah turis asing.

Supriyanta mengatakan, mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul sejauh ini memilih pantai sebagai tujuan utama mereka. Di antara pantai yang paling populer adalah Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal, Sadranan, Ngandong, Sundak, Indrayanti, Nglambor, Siung dan Wediombo. Masing-masing menawarkan pesona dan karakter yang berbeda.

“Kami memiliki target untuk mempromosikan empat pantai baru setiap tahun,” kata Supriyanta, menambahkan bahwa dari 121 pantai yang terdaftar di Kabupaten Gunungkidul, hanya 40 yang telah dikembangkan dan dieksploitasi sebagai tujuan wisata.

Untuk membantu menarik lebih banyak wisatawan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini sedang membangun area parkir pusat seluas  3 hektar di Krakal di mana pengunjung diharapkan  memarkir kendaraan mereka dan melanjutkan perjalanan mereka ke pantai dengan  bus antar-jemput yang disediakan oleh Pengelola Wisata (Pokdarwis).

Fasilitas ini juga akan didukung dengan fasilitas umum lainnya, termasuk kios  souvenir dan kuliner. "Kami berharap pengembangan fasilitas ini selesai pada akhir tahun ini sehingga pada tahun depan semua akan siap untuk beroperasi," pungkas Supriyanta. (*tim_IKP/kes)

Sumber: TheJakartaPost

Aspirasi Warga

19 Januari 2017 00:47:36
Sering terjadi Kecelakaan

 

30 Desember 2016 06:22:08
Bahaya parkir pasar argosari

 

09 Desember 2016 09:45:11
Sistem Informasi desa

Agenda Kegiatan

04 Agu 2018 s.d 20 Agu 2018
Agenda Kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2018 Kabupaten Gunungkidul
Lokasi: Kabupaten Gunungkidul

 

08 Mei 2018 s.d 12 Mei 2018
Pentas Panggung Kesenian Hari Jadi ke-187 Kabupaten Gunungkidul
Lokasi: Alun-Alun Wonosari

 

12 Apr 2018 s.d 27 Mei 2018
Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-187 Tahun 2018
Lokasi: Kabupaten Gunungkidul

Layanan


Perangkat Daerah


Mitra


Komentar

 

*harap diisi

 
 
Total 0 Komentar