Kabupaten Gunungkidul

Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Daerah

Informasi Kabupaten Gunungkidul



Dilihat  2.819       Komentar  0
18 April 2017 22:42:50

Depresi, Mari Bicara!


Gunungkidul-Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Internasional, Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari menyelenggarakan sosialisasi berkaitan kesehatan yaitu keluarga bebas depresi. Acara sosialisasi dilaksanakan Selasa (18/04) bertempat di ruang tunggu Poli Jiwa RSUD Wonosari dan dihadiri Wakil Bupati Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi M.H, sekaligus membuka acara sosialisasi dan memberikan pengarahan. 

Dihadapan pasien yang sedang antri di poli yang ada Immawan menyampaikan pesan kepada pengunjung RSUD, bahwa pada momentum Hari Kesehatan Internasional ini masyarakat dihimbau untuk tidak enggan berusaha menambah wawasan kesehatan, baik kesehatan jasmani maupun rohani. “Apabila mengalami atau mengetahui keluarga, kerabat yang dicurigai sedang mengalami depresi maka perlu diajak bicara, dan diupayakan segera diajak bertemu atau diperiksakan pada dokter. Sehingga segera terdeteksi dan tahu apa yang harus dilakukan, “katanya.


Seperti diketahui di Gunungkidul terjadi fenomena tindakan masyarakat yang mengambil jalan pintas mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri dalam jumlah yang cukup tinggi, hal tersebut merupakan dampak dari depresi yang tidak segera terdeteksi. Dengan kejadian ini, masyarakat diminta untuk selalu berusaha membudayakan berembug, berkomunikasi, dan membicarakan setiap masalah yang dihadapi, dapat berpikir jernih dan dengan niat yang baik, menatap masa depan yg lebih baik.



Wakil Bupati memberikan pengarahan.Foto:S.Marno

Kegiatan sosialisasi kali ini mengambil tema ‘Keluarga Sehat, Bebas Depresi’, sebagai nara sumber dr. Ida Rochmawati, MSc., Sp.KJ (K).

Ida mengatakan bahwa gejala depresi dapat diketahui dari beberapa tanda atau gejala yang berkaitan dengan fisik. Bukan hanya gejala yang nampak, akan tetapi terkait hal yang berhubungan dengan psikis dan fisik. “Yang berkaitan dengan fisik diantaranya dengan gejala lambung terasa panas, nyeri dada, gejala atau masalah seksual, pusing, nyeri perut, nyeri sendi dan lainnya,” ucapnya.


Disampaikan pula kira-kira langkah apa yang semestinya dilakukan apabila mengalami depresi, salah satunya adalah berbicara pada orang yang dapat dipercaya atau orang terdekat. Permasalahan yang dihadapi dapat disampaikan ke teman dekat, keluarga, atau siapapun. Selain itu, upaya mengatasi depresi dapat pula ditempuh dengan meluangkan waktu untuk bersantai, rekreasi dan menjalani hobi, memperbaiki spiritualitas, beribadah dan berdoa. Dapat pula dilakukan dengan olahraga, makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup.



Wakil Bupati membagikan brosur terkait depresi. Foto : S.Marno

Pada akhir acara sosialisasi Wakil Bupati membagikan brosur kepada masyarakat yang sedang antri berobat. Brosur yang telah disiapkan oleh dokter spesialis RSUD Wonosari berisi mengenai apa itu depresi dan bagaimana langkah penangannya. Dan menegaskan kembali mengajak kepada seluruh warga masyarakat Gunungkidul untuk selalu berfikir sehat, jernih, berpola hidup sehat, bersosialisasi yang baik dan meningkatkan kualitas hidup sehat.(Tim_IKP*)

Aspirasi Warga

19 Januari 2017 00:47:36
Sering terjadi Kecelakaan

 

30 Desember 2016 06:22:08
Bahaya parkir pasar argosari

 

09 Desember 2016 09:45:11
Sistem Informasi desa

Agenda Kegiatan

17 Apr 2017 s.d 22 Apr 2017
Festival Kethoprak se Kecamatan di Kabupaten Gunungkidul
Lokasi: Gedung Kesenian Baleharjo Wonosari Gunungkidul

 

13 Mar 2017 s.d 13 Apr 2017
Sosialisasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul
Lokasi: Seluruh Kecamatan se Kabupaten Gunungkidul

 

03 Sep 2016 s.d 09 Agu 2016
FESTIVAL KESENIAN YOGYAKARTA (FKY) XXVIII TAHUN 2016
Lokasi: Alun-Alun Wonosari

Pranala Luar

Komentar

 

*harap diisi

 
 
Total 0 Komentar