Kabupaten Gunungkidul

Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Pemkab

Informasi Kabupaten Gunungkidul



Dilihat  8       Komentar  0
13 September 2021 22:23:18

Pastikan Stock Pupuk Aman, Bupati Sidak Gudang Pupuk Gunungkidul


Gunungkidul - Berdasarkan ramalan BMKG musim hujan di Gunungkidul akan normal terjadi di minggu akhir Oktober 2021. Seiring dengan datangnya musim hujan tentunya akan dimulai juga musim tanam pertama tahun 2021/2022 di Gunungkidul, oleh karena itu kebutuhan akan sarana prasarana pupuk menjadi kebutuhan utama para petani. 
Guna memastikan ketersediaan pupuk Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta melaksanakan sidak ke Gudang pupuk bersubsidi milik PT PUSRI dan PT PETROKIMIA di Gunungkidul, Senin (14/09)

Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan PT PUSRI Imam Triyono,SE dan perwakilan PT PETROKIMIA Ilham Darmawan, SP. ,juga Kadis Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul Kelik Yunianto, S.Sos, MM. beserta perwakilan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul.



Kesiapan pupuk urea bersubsidi di Gunungkidul stok di Gudang mencapai 1.100 ton dari kapasitas Gudang 3000 ton. Hal tersebut diungkapnkan oleh Imam Triyono selaku perwakilan PT PUSRI. 

"Saat ini masih dalam perjalanan tambahan stok sebanyak 600 ton urea menambah stok yang ada. Untuk penebusan lancar, pada bulan Agustus telah didistribusikan 600 ton ke petani melalui distributor dan kios kios atau rata rata 20 ton sehari disalurkan ke petani. Angka penyaluran pupuk urea bersubsidi sampai dengan bulan Agustus secara kumulatif mencapai 4.087 ton atau 22% dari kuota 17.979 ton urea untuk kabupaten Gunungkidul. Harapannya petani segera menebus sisa kuota yang ada agar pupuk bisa terserap semuanya" ungkapnya


Dalam kesempatan tersebut Bupati Gunungkidul Sunaryanta berpesan agar kebutuhan pupuk petani tercukupi, karena kabupaten Gunungkidul sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani, sehingga kegiatan pertanian merupakan hal pokok, dan pupuk menjadi kebutuhan utama setiap musim tanam tiba. Dirinya berharap ada kemudahan dalam penebusan pupuk sehingga petani tidak mengalami kesulitan pada saat butuh pupuk.


Menanggapi hal tersebut Imam Triyono perwakilan PT PUSRI menjelaskan bahwa untuk kemudahan penebusan pupuk bisa dilaksanakan dengan kartu tani, ataupun secara manual tetap dilayani dengan catatan bahwa petani telah terdaftar di eRDKK dan mengisi blanko permintaan pupuk dan fotokopi KTP. Selain itu kuota pupuk urea di Gunungkidul telah ada penambahan dibanding tahun sebelumnya sehingga dijamin stok yang ada mencukupi kebutuhan pupuk semua petani Gunungkidul.


Acara dilanjutkan pemantauan stok pupuk bersubsidi PT PETROKIMIA di Gudang Semanu yang diterima perwakilan PT PETROKIMIA Ilham Darmawan, SP. Dalam laporannya Ilham Darmawan menjelaskan kuota pupuk bersubsidi dari PT PETROKIMIA sejumlah kurang lebih 11.000 ton untuk kabupaten Gunungkidul terdiri NPK 8.251 ton, SP-36 sejumlah 1.421 ton dan ZA 687 ton, serta pupuk organic padat 855 ton, pupuk organic cair 2.138 ton. Khusus untuk pupuk NPK Phonska sudah terealisasi penyaluran sejumlah 3.400 ton dan di gudang tersedia 176 ton siap disalurkan ke petani. Menurut Ilham kuota pupuk 2021 lebih tinggi dari tahun sebelumnya dan cukup untuk kebutuhan petani Gunungkidul.


Menanggapi hal tersebut Bupati Sunaryanta mengucapkan terima kasih atas penambahan kuota pupuk di Gunungkidul, dirinya memerintahkan Dinas terkait untuk segera melaksanakan rakor antara penyalur pupuk bersubsidi dan petani untuk kemudahan penebusan pupuk, dan tercapai kesepahaman tentang tata cara penebusan pupuk sehingga tidak ada kesulitan di lapangan.


Terpisah Ir.Bambang Wisnu Broto melaporkan bahwa Dinas Pertanian telah mengeluarkan surat edaran kepada poktan dan gapoktan yang antara lain isinya agar para petani segera menebus pupuk sebagai persiapan musim tanam 2021/2022. Hal ini dimaksudkan agar petani tidak menebus pada waktu yang sama sehingga menyulitkan distribusi, namun jika jauh hari sudah ditebus tentunya penyaluran akan lancar tidak ada penumpukan antrian.



Layanan


MARI BERGERAK BERSAMA CEGAH PENYEBARAN COVID-19,

Gunakan masker - Cuci Tangan Dengan Sabun Dan Air Mengalir - Lakukan Physical Distancing