Gunungkidul – Pemerintah Daerah Gunungkidul melalui Baznas akan segera merelokasi 5 kepala keluarga yang terdampak bencana tanah longsor, (06/03) yang lalu.
[PIC2]
Persiapan lokasi untuk relokasi yang sudah dipersiapkan untuk 3 kepala keluarga terdampak di Padukuhan Pringombo, Desa Natah, Kecamatan Nglipar, yakni; Sukardi, Suparno dan Ariyanto akan direlokasi di Padukuhan Blembeman, Desa Natah yang akan menempati tanah kas desa dengan proses tukar guling. Kemudian yang 2 kepala keluarga yaitu; Adi Wiyono dan Adi Kuswoyo yang semula di Padukuhan Baturturu, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari akan direlokasi di wilayah setempat pada lokasi yang lebih aman. Dua kepala keluarga di Padukuhan Baturturu tersebut yang satu sudah dipersiapkan dan yang satu masih menunggu atau dalam proses untuk lokasinya.
[PIC3]
Dari 5 kepala keluarga tersebut dianggarkan oleh Baznas sebanyak Rp. 70 juta ditambah swadaya masyarakat berupa tenaga dan material lainnya. Rencananya akan dibangun rumah layak huni sederhana masing berukuran 6×9 dan 5×7. Hal tersebut dikatakan Suwarno, S.H., pelaksana Baznas saat peninjauan lokasi untuk relokasi, di Desa Natah, Kecamatan Nglipar, (19/03), siang.
[PIC1]
Diungkapkan salah satu warga Padukuhan Pringombo yang akan direlokasi, Suparno, dirinya mengaku senang dengan akan direlokasinya 3 kepala keluarga, karena yang akan datang akan lebih aman lebih nyaman, selain itu akan mendapatkan akses yang lebih mudah. Dijelaskan bahwa selain terkena longsor, saat ini rumahnya sudah bergeser 120 cm, lokasi yang ditempati ke 3 kk tersebut berada pada tanah bergerak, yang mana jika terjadi hujan dengan durasi panjang dimungkinkan akan terjadi longsor.
“Dalem bersyukur sanget, matur nuwun dateng pemerintah engkang sampun nggatosaken warganipun, (saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada pemerintah yang sangat memperhatikan warga masyarakat)”, ungkapnya. (*tim_IKP)

