Gunungkidul – Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun formasi 2019 di Gedung Jogja Expo Center Yogyakarta, Minggu (13/9).[PIC4]
Sebanyak 583 peserta tes terbagi menjadi 3 sesi. pada pelaksanaan tes ini yang dapat mengikuti tes sejumlah 581 peserta dikarenakan 1 orang tidak hadir karena telah di terima di institusi lain dan resmi mengundurkan diri sedangkan 1 orang tidak hadir karena alasan melahirkan.
Prosedur penyelenggaraan seleksi dengan metode Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian covid-19, proses penyelenggaraan test SKB ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, aman dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, dari awal peserta hadir, proses regitrasi hingga pelaksanaan ujian sampai selesai tetap dengan protap kesehatan, dan peserta juga wajib mengisi aplikasi jogja pass . Selama proses seleksi ini tidak ada yang melakukan kontak fisik dengan panitia tim seleksi yang juga dilengkapi dengan APD. sementara pada ujian ini panitia memang tidak memberikan fasilitas hasil tes melalui papan informasi untuk menghindari kerumunan namun dapat diakses langsung melalui link youtube www.kanreg 1 BKN Yogyakarta, Kata Ketua pelaksana penyelenggara Kepala Bidang Formasi, Pengembangan dan Data Pegawai Reni Linawati, S.Sos.[PIC2]
Sekretrais Daerah Ir. Drajad Ruswandono, MT saat memberikan pengarahan kepada seluruh peserta test mengatakan bahwa penyelenggaran ini murni tidak ada manipulasi atau keterlibatan oknum, untuk itu harapanya semua peserta dapat melaksana tes dengan memanfaatkan sebaik mungkin sehingga dapat memenuhi kelulusan sesuai harapan, sebagai calon ASN yang memiliki kompetensi dan SDM yang benar-benar unggul. ntuk yang belum lulus tidak perlu berkecil hati karena masih ada kesempatan di tahun mendatang.[PIC1]
Hal senada juga di sampaikan Asisten 1 Drs. Sigit Purwanto dan Sekretaris Dinas Drs. Rudianto bahwa pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang ini dapat berjalan dengan lancar dengan mengedepankan protokol kesehatan.

