Potensi Perkebunan Bupati Kunjungi Kebun Manggis Gunungkidul

Gunungkidul – Gunungkidul yang sebagian besar wilayahnya dipakai untuk sektor pertanian memiliki banyak sekali potensi hasil pertanian salah satunya dari hasil holtikultura

Pada hari Kamis (12/1) Bupati mengunjungi kebun Hortikultura bersama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul yang berada di Sidomukti, Gumawang, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk.

Dalam Kesempatan tersebut Bupati Gunungkidul H Sunaryanta juga melakukan penanaman bibit kakao dalam rangka peremajaan tanaman kakao.

Seusai melakukan penanaman, Bupati memonitoring tanaman holtikultura yang ada di daerah tersebut, dalam monitoringnya Bupati dibuat kagum karena dirinya baru tau bahwa di Gunungkidul juga ada tanaman manggis

“Ini saya baru tau, malah di Gunungkidul juga ada manggis bisa tumbuh bahkan berbuah”

[PIC2]

Ia pun juga mencoba dan merasakan manggis bersama dengan lurah Kalurahan Putat, “Rasanya juga enak, manis-manis asem”

Bupati mengatakan hasil ini adalah sebuah potensi yang bagus dan bisa dikembangkan lagi.

Tidak ketinggalan Sunaryanta juga merasakan sensasi rasa durian asli dari Gunungkidul yaitu Durian Kencono Rukmi.

Edi Suparjono petani yang membudidayakan Durian Kencono Rukmi ini menceritakan bahwa benih yang ia dapat adalah peninggalan dari orang tuanya.

“Dulu itu saya ditinggali orang tua saya 4 pohon besar, terus jadi tinggal satu lalu saya kembangkan saya budidayakan”

Suparjono juga mengaku usahanya dalam mengembangkan durian asli Gunungkidul ini juga tidak mudah namun berkat ketekunannya kini Pohon duriannya menghasilkan cukup banyak dengan rasa yang enak.

Selain mengembangkan durian, Suparjono juga mengembangkan tanaman Kakao bersama dengan kelompok tani Sido Mukti.

“Tanaman kakao yang kita kembangkan yakni kakao organik, jadi tanpa pestisida dan obat-obatan”

Kakao yang ditanamnya juga adalah kakao yang diolah untuk permen coklat, ia juga mengatakan hasil kakao dari kelompok tani sidomukti telah diekspor ke mancanegara.

“Hasilnya juga kita jual sampai Swiss dan Singapore,” ujarnya.