Gunungkidul – Di Hari keempat pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Gunungkidul, Kamis (2/2) Bupati Gunungkidul Sunaryanta menhadiri Musrenbang ditiga Kapanewon yakni Kapanewon Saptosari, Panggang, dan Purwosari.
Dalam arahannya Bupati berpesan kepada setiap Kapanewon untuk melakukan perencanaan yang matang, dimulai dengan pemetaan masing-masing wilayah.
“Perlu perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan yang matang, kemudian ditutup dengan evaluasi,”
| [PIC3] |
Beliau menyampaikan dari evaluasi kita (Pemerintah) dapat mengetahui mana program atau pelaksanaan kegiatan yang perlu diperbaiki dan mana yang perlu ditingkatkan lagi.
Seperti halnya yang disampaikan oleh Panewu Saptosari Eka Prayitno bahwasannya Musrenbang Tingkat Kapanewon yang diselenggarankan saat ini adalah hasil dari Musrenbang Tingkat Kalurahan yang telah dilaksanakan.
“Dalam musrenbang tingkat Kapanewon ini nanti, Kami Kapanewon Saptosari akan menyelaraskan rencana-rencana program kerja dengan visi misi Pemerintah daerah,”
Ia juga menambahkan dengan adanya Musrenbang aspirasi masyarakat dapat ditampung dan dapat disampaikan ke Pemerintah untuk dipertimbangkan kembali.
Sementara itu di Kapanewon Panggang dengan jumlah penduduk sebanyak 30.004 jiwa dengan berbagai potensi yang ada Panewu Panggang Dra. Widyastuti memaparkan jika dengan adanya pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi utamanya didaerah Panggang.
“Panggang yang juga menjadi gerbang masuk untuk para wisatawan, membuat perekonomian di Panggang meningkat,”
Namun demikian Widyastuti dalam paparannya, Kapanewon Panggang akan berfokus pada perbaikan akses menuju lokasi wisata serta pengelolaan air bersih.
“Dalam rencana kedepan akan dilakukan dropping air bersih serta pemberian bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH),”
Tidak berbeda dengan Kapanewon Panggang, Kapanewon Purwosari pun juga memiliki permasalahan dengan air seperti yang dipaparkan oleh Wahyu Ardi Nugroho selaku Panewu Purwosari.
“Selain permasalah air, kita Kapanewon Purwosari juga akan berfokus pada pengentasan kemiskinan, Stunting, Teknologi Informasi serta pengendalian hama monyet,”
Kapanewon yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bantul ini memang memiliki wilayah perkebunan dan persawahan yang cukup luas.[PIC1]
Wahyu juga menjelaskan perlu keseimbangan program untuk Kalurahan agar dalam pertumbuhan ekonomi tidak tertinggal oleh daerah lain.
Selama Bupati menghadiri Musrenbang tingkat Kapanewon ini selalu didampingi oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

