Gunungkidul – Tujuh belas warga Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mendapat bantuan program bedah rumah dari Badam Amil Zakat Nasional (Baznas) Gunungkidul. Biaya tersebut diberikan untuk renovasi rumah sebesar Rp.9.000.0000 sampai dengan Rp.18.000.0000 tergantung ukuran rumah.
“Awalnya ada 57 rumah yang diusulkan, setelah kita surve, analisa, sesuai dana Baznas hanya mampu memberikan bantuan 17 rumah untuk tahun 2022,” kata Ketua Baznas, Mustangid, Jumat (25/11/2022).[PIC1]
Pihaknya mengatakan, 40 rumah lainya yang belum bisa di selesaikan oleh Baznas Kabupaten telah diajukan ke Baznas Pusat. Untuk tahun ini Baznas hanya fokus pada perbaikan rumah belum menyentuh masalah sanitasi.
“Pengerjaan swadaya masyarakat sekitar. Baznas hanya memfasilitasi berupa bahan bangunan kemudian mendorong partisipasi masyarakat untuk bergotong royong dalam pembuatan RTLH,” papanya.
Peresmian bedah rumah secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta kepada Ibu Marsini warga Kuwon Kidul, Pacarejo, Semanu. Rumah ini merupakan korban kebakaran beberapa waktu lalu.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menegaskan, pemerintah kalurahan diharapan untuk memperhatikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada diwilayah masing- masing dan melakukan pendataan.
“Masih banyak RTLH ini nanti akan kita upayakan kita intervensi melalui dana lain, bisa APBD, Dana Keistimewaan atau Baznas Pusat, “ paparnya.
Bupati berharap bedah rumah ini dapat memberikan rasa nyaman aman, dalam menjalani kehidupannya, dan kembali terus bersemangat dalam menjalani hidup serta dapat dimanfaatkan, dirawat dengan baik.[PIC2]
“Kalau kurang bagus nanti dibaguskan sendiri, pemerintah sifatnya hanya memberikan stimulan”, paparnya.
Dalam kesempatan ini Baznas juga memberikan 100 paket sembako yang diberikan oleh warga Kuwon Kulon, Kuwon Tengah, dan Jelok, Kalurahan Pacarejo, Kecamatan Semanu.

