| [PIC2] |
Gunungkidul-Tradisi Rasulan/Bersih Desa tidak sebatas hanya diadakan di desa-desa Gunungkidul, Kelurahan Wonosari yang notabennya sudah perkotaan pun masih menggelar tradisi Rasulan/Bersih Desa.
Rasulan Kelurahan Wonosari digelar selama 3 hari pada tanggal 5-8 Juni 2022 di Balai Kelurahan Wonosari (08/06/2022). Rangkaian acara Rasulan Kelurahan Wonosari diisi dengan berbagai macam hiburan rakyat seperti Pentas Seni Jumlenggung, Tari SSPS Pujo Sumaksono, Karawitan anak, Pangkur Jenggleng.
Lalu puncak acara Rasulan Kelurahan Wonosari diisi dengan Kirab Gunungan, Beber Reog dan akan ditutup dengan Pagelaran Wayang Kulit dengan Dalang Ki Agus Sunarto S, Sn.
[PIC1]
Dalam acara Kirab Gunungan, Bupati Gunungkidul H. Sunaryantan turut hadir mengikuti Kirab Gunungan, tidak hanya sendiri Bupati didampingi oleh beberapa kepala OPD Kab. Gunungkidul diantaranya Kepala Dinas Kebudayaan Agus Mantara, Kepala Dinas Pariwisata Mohammad Arif Aldian, serta Kepala Dinas Perhubungan Rakhmadian Wijayanto. Selain itu Panewu Kapanewon Wonosari Siswanto turut mendampingi Bupati.
Kirab Gunungan Kelurahan Wonosari diawali dari Bangsal Sewoko Projo, dalam acara ini Bupati diminta untuk memulai perjalanan Kirab dengan mengibarkan bendera start, kemudian peserta kirab berjalan melewati Jl Brigjen Katamso dan berbelok ke kiri melewati Jl Sumarwi dan Finish di Balai Kelurahan Wonosari.
Bupati juga turut mengikuti kirab Gunungan dengan menaiki kendaraan beserta Kepala OPD, rangkaian Kirab sendiri terdiri dari Bregodo, Pembawa Gunungan dan diakhiri dengan Reog dan Berkuda.
Sesampainya di Kelurahan, Gunungan yang sudah di Kirab, didoakan bersama-sama dipimpin oleh Tokoh Masyarakat setempat. Seusai didoakan Gunungan yang berisi hasil bumi seperti sayur mayur dan buah-buahan menjadi rebutan masyarakat setempat, acara menjadi begitu meriah karena antusiasme masyarakat dalam mengikuti tradisi yang sudah lama melekat di Gunungkidul ini.

