Gunungkidul – Bupati Gunungkidul Sunaryanta meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat dan Sumur Irigasi di Tegalsari, Semin, Gunungkidul. Proyek bersumber dari APBN ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan produktivitas petani.
Ketua Panitia Peresmian Tugiman mengatakan, proyek ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi pertanian khususnya para petani yang ada di Kapanewon Semin. Besaran proyek ini mencapai Rp. 1 Milyar.
“Dana tersebut untuk pengadaan mesin RMU atau mesin penggilingan padi generasi baru. Mesin pengering gabah, dan bangunan fisik lantai jemur,” kata Tugiran dalam sambutan dihadapan bupati, Selasa (20/12/2022).
| [PIC1] |
Sementara, Lurah Semin, Tri Sutarno mengatakan, LPM dihadapkan jadi tempat pengolahan padi hasil panen petani setempat. Mesin tersebut dinilai praktis lantaran proses pengolahan gabah menjadi beras dengan alat ini dapat dilakukan dalam satu kali proses.
“Gabah hasil panen petani akan dibeli agar bisa diolah di sini. Setelah diproses menjadi beras, nantinya penjualannya bisa bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Kalurahan,” paparnya.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan, untuk modal awal pemerintah Kabupaten memberikan modal 100 juta yang diserahkan dalam bentuk gabah kering atau sekitar 20 Ton yang akan dikelola oleh Gapoktan.
“Kita juga akan mendorong pembelian beras oleh ASN. Saat ini sudah ada 15 OPD yang sudah berkomitmen membeli beras petani lokal. Kedepan ada 6 OPD dan 18 kapanewon yang akan kita dorong,”katanya.
| [PIC2] |
Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap bantuan ini dapat dijadikan momentum yang baik untuk mencintai pertanian. Diharapkan pula produksi pertanian khususnya di Semin dapat terus ditingkatkan.
“Pertanian di Gunungkidul menjadi penyumbang peningkatan ekonomi yang besar. Saya berharap para petani tetap semangat,” katanya.

