Gunungkidul – Launching dan Rapat Kerja Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kab. Gunungkidul pada Pemilu Serentak 2024 diselenggarakan di Hotel Santika, Jumat(14/10).
Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sendiri berfokus pada menyamakan pemahaman dan pola penanganan tindak pidana pemilu oleh Bawaslu, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kejaksaan Negeri.”
| [PIC3] |
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gunungkidul, Rinaldi Umar mengatakan peran kejaksaan dalam pemilu yakni memproses tindak pidana dalam pemilu, “Peran membantu dalam proses pemilu, Gakkumdu dalam penanganan kasus perkara-perkara, dan perumusan, bersinergi bersama bawaslu dan polisi.”
Ia juga mengatakan karakteristik tindak pidana pemilu salah satunya proses administrasi,
Kompol Widya Mustikaningrum selaku Wakapolres Gunungkidul juga menjelaskan Kepolisian juga turut andil dalam mencegah ketidakberesan dan terjadinya pelanggaran serta memberi sanksi apabila ada yang melanggar aturan, ” Polres Gunungkidul Setuju dengan dibentuknya Sentra Gakkumdu Gunungkidul, untuk mengawasi mencegah dan menindak pelanggaran yang terjadi dalam pemilu.”
Komisioner Bawaslu DIY Mohammad Najib mengatakan terkait dengan pidana pemilu harus lebih siap dan segera menindak pelanggaran, agar memberi efek jera kepada pelanggar.
“Harapannya dapat membuat Sentra Gakkumdu ini lebih tegas untuk menindak pelanggaran pidana pemilu, meningkatkat kesolidan Bawaslu, Polisi dan Kejakasaan Negeri.”
Najib juga menambahkan, karena Gunungkidul rawan akan pelanggaran pemilu, membutuhkan tim yang solid dengan menyatukan visi dan tekad untuk Gunungkidul yang lebih baik.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto menyampaikan launcing Sentra Gakkumdu ini adalah momentum yang baik untuk gerakan preventif untuk mencegah pelanggaran-pelanggaran yang mungkin terjadi dipemilu nantinya dan harapannya dapat menjadi energi positif untuk semua.
| [PIC1] |
“Penyelesaian sengketa pemilu yang terbatas waktunya, perlu sinergitas yang baik, konsep penanganan pelanggaran terpadu yang baik, serta Jaga soliditas agar dapat berjalan dengan lancar,”

