Serahkan Bantuan Sarana Penunjang Pertanian, Bupati Sunaryanta Komitmen Perkuat Sektor Pertanian Dan Peternakan

Gunungkidul – Bantuan alat mesin pertanian serta bantuan dana pengembangan sarana prasarana pertanian senilai ratusan juta rupiah bersumber APBD Kabupaten tahun 2022, di serahkan Bupati H.Sunaryanta kepada Kelompok tani kapanewon Semanu, Senin (25/4) di balai pertemuan komplek Embung Jlamprong Ngeposari Semanu.

Bantuan tersebut meliputi alsintan dan bantuan dana pamsimas dari APBD Gunungkidul serta bantuan bersumber anggaran APBN berupa bibit kelengkeng dari kementerian pertanian RI sejumlah 1000 batang.

Sebelumnya kesempatan pertemuan tersebut juga di manfaatkan masyarakat menyampaikan berbagai keluh kesah warga masyarakat serta pamong desa.
Umumnya yang di sampaikan warga tersebut terkait pertanian seperti sarana prasarana irigasi, dan pengairan yang memang menjadi kendala yang masih di hadapi petani.
Ketua kelompok tani yang juga sebagai RT Sujarwo mewakili petani lainya berharap sektor pertanian mendapatkan perhatian lebih, seperti sarana irigasi dan penyediaan air pertanian serta infrastruktur jalan sebagai sarana fital untuk mendukung kelancaran mobilitas warga.
Salah seorang petani yang juga tokoh agama menyampaikan hal sama terkait kebutuhan air untuk sektor pertanian
“Air menjadi kebutuhan penting, untuk itu berharap sumber air dari seropan dapat kembali di fungsikan” harapnya
“Karena beberapa waktu yang lalu telah ada konsultan, namun karena terdampak pandemi, sehingga terhenti sampai saat ini, jika kebutuhan air ini dapat terpenuhi setidaknya akan membantu ketersediaan hijauan makan ternak, yang sampai saat ini masih mengandalkan pemenuhan dari wilayah jogja” tambahnya.

Sementara itu Tutik salah satu pelaku UMKM yang juga sebagai perangkat kalurahan mengharap adanya anggaran untuk infrastrukur jalan dan pengembangan produk UMKM karena juga sangat berdampak pada pelaku usaha.

Pertanian menjadi sektor yang mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah, karena sektor pertanian ini menjadi bagian penting dalam rangka mendorong pembangunan, terang Bupati Sunaryanta.[PIC1]

Terkait dengan pembangunan infrastruktur dapat di intervensi dengan berbagai sumber dana seperti Danais maupun Jalan Usaha Tani (JUT)
Sementara untuk sumber air seropan pada tahun 2022 atau pada tahun depan akan di maksimalkan dengan menaikan debit 100l/detik.
Selain itu pemerintah daerah bekerjasama dengan pihak swasta dan CSR akan mengupayakan sumur bor. Pengembangan produk UMKM pun telah di upayakan pemerintah dengan kurasi bekerjasama dengan toko-toko modern untuk menampung produk UMKM, kesempatan ini dapat di manfaatkan para pelaku usaha mikro.
Sektor pertanian dan peternakan akan terus di perkuat, melihat potensi di gunungkidul sangat besar.

Simbolis bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Sunaryanta kepada perwakilan kelompok tani meliputi
Bantuan Pamsimas senilai 400 juta kepada padukuhan Kalangbangi Lor A.
Irigasi air tanah dangkal senilai Rp. 142.500.000 kepada Kelompok tani Bogo Kismo, Kalangbangi lor B Ngeposari
Pembangunan sumur dalam senilai Rp. 162.785.000 untuk Kelompok Tani Warga Bhakti Wareng, Semanu
Bantuan pembangunan Irigasi air tanah dangkal senilai Rp. 142.500.000 untuk Kelompok Tani Swawi Makaryo Ngringin, Semanu
Hand traktor rotary untuk Klomtan Karya Makmur Kalangbangi lor A Ngeposari, Semanu
Hand traktor rotary kepada Kelompok Tani Manunggal Wediutah, Ngeposari, Semanu
Hand traktor rotary untuk Kelompok Tani Sidodadi Kangkung B Ngeposari, Semanu
Hand traktor rotary untuk Kelompok Tani Sabdo Dadi Kalangbangi Kulon Ngeposari, Semanu

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penanaman pohon kelengkeng oleh bupati di lokasi embung Jlamprong bersama Kepala Dinas Pertanian, Panewu Semanu, Forkopimpan dan Lurah.