Gunungkidul – Puluhan Warga masyarakat di Kalurahan Petir Rongkop menjadi korban bencana angin puting beliung dan hujan deras yang terjadi pada hari Sabtu (21/5). Pagi.
Secara sigap dan cepat kejadian tersebut dapat di atasi oleh tim tanggap bencana kalurahan setempat.
Penyelamatan seluruh korban pun di lakukan di lapangan desa Petir sebagai lokasi titik evakuasi.
Berkat koordinasi dan kerjasama warga masyarakat yang terlatih semua dapat di atasi dengan baik.
Hal tersebut terlihat dalam simulasi dalam rangka pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kalurahan Petir Rongkop.
Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Gunungkidul Sunaryanta yang bertindak sebagai pembina apel.
Pengukuhan kalurahan Petir sebagai KSB ke 49 se DIY yang melibatkan 60 personil.[PIC1]
Didepan anggota KSB terlantik bupati berpesan,
harus sehat terlebih dahulu.
“bagaimana caranya tentu masyarakat sudah tahu hal-hal yang harus dilakukan”, katanya
“Dengan sehat tentu timbul semangat pengabdian, ini yang harus di dorong karena sarana dan prasarana sudah ada, tinggal bagaimana kita menjalankan” Tegasnya.
Harapanya di wilayah Gunungkidul yang memiliki potensi terjadi kerawanan bencana seperti di Petir yang di tetapkan sebagai desa tangguh bencana mampu berperan aktif membantu kebencanaan baik di wilayah Petir Rongkop maupun di Gunungkidul.
Sementara itu Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos DIY Sigit Alifianto, MM mengapresiasi peran masyarakat dengan kesadaran menumbuhkan kesiap siagaan dan tanggap bencana di wilayah!dengan pembentukan Kampung Siaga Bencana. Merupakan solusi untuk menumbuhkan sikap kesiapsiagaan dan tanggap bencana di wilayah.
Kesiapsiagaan suatu wilayah tentu saja akan memiliki arti penting dalam rangka meminimalkan korban, baik korban jiwa maupun materi.
Pengukuhan anggota KSB dilakukan oleh kepala Dina Sosial DIY Endang Patmintarsih, SH., M.Si
Hadir dalam pengukuhan tersebut Bupati H.Sunaryanta, Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih, SE, Kepala Dinas Sosial DIY Endang Pamintarsih, M.Si, Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Asti Wijayanti, MA, Panewu Rongkop, Danramil, Kapolsek, Lurah.

