GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN

[PIC1]

Kawasan ekowisata Gunung api purba di Gunungkidul dengan nama Gunung Nglanggeran memiliki banyak pesona keindahan alam, yang dapat dinikmati siang maupun malam hari. Ketika siang , pengunjung dimanjakan dengan hijaunya panorama alam pegunungan , pedesaan, dan segarnya udara pegunungan. Malam menjelang pengunjung dapat menikmati romantisme kerlap kerlip lampu kota Jogja yang dinikmati dari atas puncak. Bagi traveller yang suka camping, di Gunung Nglanggeran juga dapat digunakan sebagai camping ground.
Berdasarkan penelitian, gunung api purba ini merupakan gunung berapi aktif sekitar 60 juta tahun yang lalu. Gunung Nglanggeran terbentuk dari Gunung api dasar laut yang terangkat dan kemudian menjadi daratan jutaan tahun lalu. Gunung ini memiliki bebatuan besar yang menjulang tinggi sehingga biasanya digunakan sebagai jalur pendakian. Puncak gunung tersebut adalah Gunung Gedhe di ketinggian sekitar 700 meter dari permukaan laut, dengan luas kawasan pegunungan mencapai 48 hektar.
Selain keindahan alam yang dimiliki, Gunung Nglanggeran juga memiliki cerita rakyat yang berkembang di masyarakat. Bukit Nglanggeran konon merupakan tempat menghukum warga desa yang ceroboh merusak wayang. Nglanggeran berasal dari kata nglanggar yang mempunyai arti dalam bahasa indonesia melanggar. Menurut cerita pada ratusan tahun yang lalu, penduduk desa sekitar mengundang seorang dalang untuk mengadakan pesta syukuran hasil panen. Akan tetapi ada beberapa warga desa yang melakukan hal ceroboh. Mereka mencoba merusak wayang milik dalang. Sang dalang murka dan mengutuk warga desa yang merusak wayang milik sang dalang menjadi sosok wayang dan dibuang ke Bukit Nglanggeran.
Saat ini beberapa bebatuan besar yang menurut cerita warga sekitar , dulunya dipercaya digunakan untuk tempat pertapaan warga. Warga sekitar mengatakan bahwa menurut kepercayaan, Gunung Nglanggeran dijaga oleh Kyai Ongko Wijoyo serta tokoh pewayangan Punokawan. Pada malam tahun baru Jawa atau Jumat Kliwon, beberapa orang yang percaya memilih semadi di pucuk gunung. Di Gunung Nglanggeran ini pula pernah ditemukan arca mirip Ken Dedes.

Lokasi
Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55862

Jarak Dari Pusat Kota(Wonosari)
16 km atau sekitar 30 menit

Kondisi Jalan
Kondisi jalan menuju kawasan ini sudah bagus, dapat dikunjungi menggunakan bus besar, mobil kecil ataupun sepeda motor.

Akses ke Lokasi
Menuju Gunung Nglanggeran dari Jogja hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam.

Fasilitas
Terdapat area parkir yang luas, toilet umum, dan pedagang lokal