Gunungkidul-Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid -19 Kabupaten Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi, MH menerima audiensi relawan warga masyarakat ngleri Gading di Aula Rumah Dinas, Rabu (27/05) sore.[PIC1]
Dalam pertemuan tersebut diperoleh titik temu dan kesepakatan bersama oleh warga Ngleri. Sebelumnya relawan penanganan covid-19 desa Ngleri merasa tidak nyaman sehingga menghentikan posko tanggap darurat covid tentang pemberitaan sepihak mengenai relawan ngleri di media. Karena dengan adanya berita tersebut menimbulkan persepsi yang berbeda.
Audiensi yang di hadiri warga masyarakat Ngleri dan Wakil Bupati di dampingi Anggota DPRD Supriyadi, SE Ketua PMI cabang Gununvkidul Iswandoyo, M.M, Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro,S.So.,s M.M dan wakil warga masyarakat Ngleri.
Sudadi mewakili warga sepenuhnya memahami sebagai kesalah fahaman, namun dari pemberitaan media tersebut, tetap akan meminta hak jawab dari media.
Dalam audiensi tersebut tetap diperbolehkan jalan desa untuk melintas ambulan pembawa warga hasil Rapid test Reaktif menuju kawasan rumah karantina di wisma Fakultas Kehutanan UGM Wanagama namun tetap dengan dengan protap kesepakatan warga untuk tidak menyalakan lampu, menyalakan sirine, tidak berhenti di jalan, tidak membuka jendela dan tidak beriring-iringan. Wakil bupati juga akan melakukan monitoring terkait usulan warga yang akan menfasilitasi dengan perbaikan jalan di petak 17 Hutan Wanagama.
Sementara itu Iswandoyo mengatakan masyarakat tidak perlu kawatir dengan relawan PMI.
PMI sebagai organisasi yang diakui dunia sudah memiliki SOP dan relawan yang berpengetahuan serta sarana penunjang berstandart internasional.

