Wabup Joko Parwoto: Rasulan Bukan Sekadar Seremonial, tetapi Wujud Syukur dan Doa Bersama

Gunungkidul – Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka tradisi Bersih Dusun (Rasulan) di Balai Padukuhan Pelem, Kalurahan Pundungsari, Kapanewon Semin, Kamis (9/7/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian tradisi tahunan masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga.

Dalam sambutannya, Joko Parwoto menyampaikan bahwa tradisi rasulan atau bersih dusun merupakan warisan budaya leluhur yang memiliki nilai luhur dan patut terus dilestarikan. Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan hasil panen, tetapi juga menjadi momentum untuk memohon keselamatan serta membersihkan diri dan lingkungan, baik secara lahiriah maupun batiniah.

“Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan seluruh warga Padukuhan Pelem dalam menyelenggarakan tradisi ini. Mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan, kenduri, hingga sholawat dan pengajian, semuanya mencerminkan kuatnya semangat persatuan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, tradisi rasulan menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya Jawa dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai keislaman. Keduanya saling menguatkan dan menjadi fondasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Wabup juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran H. Gus Wahid Syarifudin Ahmad dan KH Sutarjo, S.Ag., M.A., yang mengisi rangkaian kegiatan keagamaan pada malam tersebut. Menurutnya, kehadiran para ulama diharapkan mampu memberikan pencerahan serta memperkuat nilai spiritual masyarakat.
“Kita berharap tradisi yang kita lestarikan ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga membawa keberkahan, ketenteraman, serta memperkuat keimanan masyarakat,” katanya.

Joko mengajak seluruh warga menjadikan momentum rasulan sebagai wahana mempererat tali silaturahmi, memupuk semangat kekeluargaan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Selamat melaksanakan rangkaian Bersih Dusun atau Rasulan. Semoga Padukuhan Pelem senantiasa tenteram, makmur, penuh berkah, serta harmonis dalam kebersamaan,” tuturnya.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan lantunan sholawat yang dipimpin H. Gus Wahid Syarifudin Ahmad, kemudian ditutup dengan tausiyah atau pengajian yang disampaikan KH Sutarjo, S.Ag., M.A. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti ratusan warga yang memadati Balai Padukuhan Pelem.

Leave Your Comment

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.