Gunungkidul – Audiensi Forum Koordinasi Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Serayu Opak Progo di terima Bupati Hj. Badingah, S.Sos di Rumah Dinas Bupati, Senin (6/07).
Pertemuan dengan bupati ini sebagai bagian dari mengkonkritkan program yang telah disusun matrik issue dan rencana aksi peningkatan kapasitas kelembagaan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Progo-DIY tahun 2020-2024.[PIC2]
Disampaikan bahwa Gunungkidul juga memiliki kontribusi dalam pemanfaatan sumber air meskipun tidak terlalu besar seperti daerah lain seperti Kabupaten sleman , namun di gunungkidul memiliki potensi sumber air yang banyak dan melimpah , sehingga hal ini bisa lebih di maksimalkan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua umum Foruk Koordinasi Pngeloaan DAS Progo Prof. Totok Gunawan, M.S
Pemanfaatan air sebagai upaya memenuhi kebutuhan rumah tangga, pertanian maupun pariwisata memang ada meskipun tidak merata pada sebagian wilayah Gunungkidul.
Potensi sumber air bawah tanah di Gunungkidul sangat besar dan potensial di maksimalkan dalam pemanfaatan. Sumber-sumber airnya sangat besar di bandingkan dengan wilayah lain di Yogyakarta. Salah satu contohnya yaitu wilayah Tambak Romo Ponjong, wilayah ini memiliki potensi sumber air yang melimpah, potensi ini harus di imbangi dengan kesadaran masyarakat menanam pohon penghijauan penyimpan air.
Hal lain yang perlu di upayakan adalah pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Masyarakat kita harus di tanamkan pengertian dan manfaat pengolahan sampah. Strategi pengolahan sampah yang tepat akan memiliki banyak manfaat. Sehingga harapanya sampah nantinya tidak akan sampai pada sungai namun berhenti di desa. Pada dasarnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat harus lebih di kuatkan lagi.[PIC1]
Bupati Gunungkidul Hj. Badingah mengucapkan terimakasih dengan audiensi ini tentu akan menjadi sebuah program Organisasi Perangkat Daerah terkait saling bersinergi. Pemanfaatan sumber-sumber air bawah tanah maupun sumber air lain di Kabupaten Gunungkidul sebenarnya sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat melalui pengelolaan SPAM Des dan pemanfaatan lain berbasis masyarakat. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat juga sudah dilakukan melalui banksampah dan lainya . harapanya dengan program Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Serayu Opak Progo dapat di sinergikan dengan pemerintah kabupaten Gunungkidul sehingga dapat mewujudkan dan membawa kepada kesejahteraan masyarakat.
Hadir mendampingi Bupati dalam audiensi ini, Plt ASisten II Ir. Edy Praptono, M.Si., Kepala DInas Pertanian dan Pangan Ir. Bambang Wisnubroto.

