Tim Penilai Lomba Desa dari Kementrian Dalam Negeri RI terpukau dan takjup melihat kekompakan warga Desa Baleharjo. ” Desa Baleharjo bak dalam mimpi saya,” kata Ketua Tim Penilai Lomba Desa tingkat Nasional dari Kemendagri Dr.Ir.David Yama,Msi.Ma saat memberikan sambutan di depan Bupati, pejabat terkait dan warga Desa Baleharjo pada acara penilaian Lomba Desa Tingkat Nasional di Balai Desa Baleharjo Wonosari, Kamis (21/7).
David Yama juga menyampaikan bahwa pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Baleharjo sudah mengimplementasikan revolusi mental Presiden Jokowi yaitu membangun budaya desa dengan hati nurani. “Negara akan maju dengan membangun karakter bangsa. Melihat semua yang ada di sini, saya kira Baleharjo layak untuk bersaing dan bahkan meraih juara” tegasnya.
Sementara itu Kepala Desa Baleharjo Agus Setiawan mengatakan bahwa desa adalah kesatuan warga dan pemerintah. Terkait dengan membangun budaya di desanya, Agus mencontohkan tentang korupsi. ” Kami lebih mengutamakan pembangunan budaya. Ketika ada korupsi banyak lembaga pemerintahan yang membuat aturan tentang korupsi. Tetapi di Baleharjo membangun masyarakat agar tumbuh “Budaya Untuk Tidak Korupsi,” jelasnya. Sedangkan target Agus selaku kepala desa adalah tercipta kerukunan, kegotongroyongan dan hidup berbudaya dan hidup sejahtera.
Hadir pada kesempatan itu antara lain Bupati Gunungkidul beserta Muspida, Ketua TP PKK Gunungkidul, Kepala SKPD dan Muspika Kecamatan Wonosari serta tokoh masyarakat Desa Baleharjo.
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan tentang pembangunan di Kabupaten Gunungkidul yang memiliki visi Desa Makmur Gunungkidul Makmur sehingga program pembangunan diprioritaskan untuk pembangunan wilayah pedesaan di Kabupaten Gunungkidul, ditambahkan Bupati bahwa saat ini Kabupaten Gunungkidul telah masuk Global Geopark Network (GGN) Unesco karena wilayah Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi alam berupa kawasan karst.(sura/nana)
| [PIC3] | [PIC6]] |
| [PIC4] | [PIC1] |
| [PIC2] | [PIC5] |

