Banjir di SMP N 3 Saptosari,Siswa Belajar dan Ujian di Tempat Darurat

Gunungkidul – Banjir parah melanda SMP Negeri 3 Saptosari pada hari Jumat (2/12). Banjir paling parah sepanjang 2016 tersebut terjadi, setelah hujan deras mengguyur wilayah ini sejak Kamis (1/12/2016) hingga Jumat dini hari.

Di SMP Negeri 3, Dusun Gedangklutuk, esa Kanigoro, Saptosari ketinggian air mencapai 1,2 m di dalam gedung dan 1,5 meter di luar gedung,  nyaris menyentuh jendela sekolah. Ketinggian air tersebut membuat meja kursi di 12 ruangan di sekolah itu mengapung. Banjir bahkan bertahan hingga Jumat siang kendati hujan tidak lagi mengguyur.

Akibat banjir tersebut, lebih dari 100 siswa yang harusnya melaksanakan UAS pada Jumat harus diungsikan ke tempat lain. Mereka terpaksa mengerjakan UAS di masjid dan Balai Dusun Gedangklutuk. Untuk kegiatan belajar sementara dipindahkan balai dusun Widoro desa Kanigoro Saptosari.

Ratusan siswa kata dia kecele saat hendak masuk sekolah pada Jumat pagi, lantaran air sudah merendam separuh badan bangunan sekolahnya. Para guru akhirnya mengarahkan siswa pindah tempat ujian. Kondisi tersebut diprediksi akan dijalani siswa hingga masa ujian selesai pekan depan.

Kepala SMPN 3 Saptosari Agus Supardiyono mengatakan, berbagai aset dan barang berharga milik sekolah tenggelam oleh banjir. Antara lain buku-buku perpusatakaan, meja kursi,  sebagian komputer, dan peralatan elektronik lainnya yang keseluruhan nilainya diperkirakan sekitar Rp 500.000.000,-

“Untungnya untuk komputer di laboratorium sempat diamankan saat banjir sebelumnya. Buku-buku perpustakaan sebagian tenggelam,” , tambah Agus Supardiyono.

[PIC5]

Adanya kejadian bencana alam ini, personil BPBD, Polsek Saptosari dibantu TNI dan warga mengevakuasi barang-barang inventaris milik SMP N 3 Saptosari ke tempat yang lebih aman.Barang-barang yang dapat dievakuasi seperti dokumen-dokumen penting dan benda elektronik kini diungsikan ke rumah penjaga sekolah yang tidak jauh dari lokasi banjir. Agus menambahkan, banjir yang melanda kali ini merupakan yang terparah selama sekolah ini berdiri.

[PIC1][PIC4]

Untuk penyebab banjir selain karena curah hujan yang tinggi juga dikarenakan oleh letak bangunan SMP N 3 Saptosari yang berada di dataran rendah yang minim resapan. (marno/edt.hari)