Gunungkidul – Pantai Baron merupakan salah satu obyek wisata pantai andalan Kabupaten Gunungkidul. Parangracuk yang berada disebelah barat pantai Baron, mempunyai potensi sumber daya Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti gelombang laut, matahari, angin dan biomasa yang cukup besar. Dengan adanya potensi sumber daya dan daya tarik wisata yang dimiliki, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menjadikan kawasan Baron Tecno Park tersebut sebagai model pengembangan Energi Baru Terbarukan dan sarana wisata edukasi.
Baron Techno Park dibangun untuk mendukung Kebijakan Energi Nasional yang menargetkan pemanfaatan 23% Energi Baru Terbarukan untuk kelistrikan pada tahun 2025. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melalui Balai Besar Teknologi Konservasi Energi (B2TKE), satuan kerja dibawah koordinasi Kedeputian Teknologi Informasi, Energi dan Material (TIEM) telah mengambil langkah awal melakukan diseminasi dan pelatihan pemanfaatan teknologi kelistrikan berbasis Energi Baru Terbarukan di Baron Techno Park. Hingga akhir tahun 2016, tercatat lebih dari 4000 pengunjung telah melakukan kunjungan dan memanfaatkan fungsi kawasan Baron Techno Park. Tingginya animo masyarakat terhadp kawasan wisata edukasi Baron Techno Park ini menginisiasi pelaksanaan kegiatan diseminasi intensif yang dikemas dalam agenda Baron Techno Park Festival.
Baron Festival digelar pada 21-22 Desember 2016 ini menyasar pengunjung usia sekolah sebagai calon pengguna teknologi Energi Baru Terbarukan guna membekali pengetahuan dasar terkait aplikasi Energi Baru Terbarukan sejak dini. Bertempat di Baron Techno Park, kegiatan Baron Festival secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gunungkidul Dr. Imawan Wahyudi, MH., didampingi kepala BPPT dengan mengusung tem Inovasi dan Budaya Gunungkidul untuk Negeri, B2TKE bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Gunungkidul memadukan unsur inovasi serta budaya lokal untuk ditampilkan. Baron Festival yng dimeriahkan oleh pameran hasil inovasi siswa SMA/SMK se-Kabupaten Gunungkidul, pameran hasil kerajinan dan kuliner tradisional Gunungkidul serta pentas kreasi seni dari siswa SMA/SMK ini dihadiri oleh ratusan peserta dari instansi Pemerintah, Lembaga Pendidikan, serta siswa sekolah dan masyarakat umum. Kegiatan Baron Festival ini direncanakan akan diselenggarakan setiap tahun.
[PIC1]Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati menyampaikan bahwa upaya-upaya kreatif dan inovatif dibidang energi sudh selayaknya mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh, sampai kemanfaatanya dapat dirasakan masyarakat. Demikian halnya dengan keberdaan Baron Techno Park yang merupakan salah satu upaya dan kerja sama strategis dalm mewujudkan teknologi konversi energi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam di Gunungkidul. Kita berharap keberadaan Baron Techno Park mampu menjadi wahana riset yang berhasil memacu proses konversi energi menuju pemanfaatan energi terbarukan yang efektif dan optimal. Di tengah keterbatasan sumber energi non terbarukan, berbagai inovasi teknologi saat ini sangat diharapkan mampu memberikan alternatif energi bagi masyarakat sehingga masyarakat tidak lagi memiliki ketergantungan terhadap salah satu jenis sumber energi saja. Pemerintah Daerah kabupaten Gunungkidul sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya diseminasi IPTEK, khususnya teknologi EBT sejak dini bagi siswa dan masyarakat Gunungkidul dengan mengangkat potensi budaya dan kerajinan yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul.
Sementara Kepala BPPT mengungkapkan bahwa hadirnya Techno Park di Indonesia dapat menjadi media diseminasi teknologi yang mampu menjangkau berbagai lapisan. Beliau menyampaikan bahwa Baron Techno Park dapat menjadi model pengembangan kawasan berbasis EBT dan pusat diseminasi EBT Nasional guna mendukung target Kebijakan Energi Nasional.
Pengunjung Baron Festival dapat menyaksikan beberapa fasilitas yang terpasang di Baron Techno Park yakni 36 kWp Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), empat (4) unit (1kW dan 10 kW) Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan 25 kW Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Biofuel untuk memenuhi kebutuhan listrik 9 ha kawasan Baron Techno Park, fasilitas pengolahan minyak nabati dan biodiesel dengan kapasitas 500 kg/batch, peralatan desalinasi air laut dengan kapasitas 10 ton/hari, ice maker dan cold storage. Disamping itu sebagai obyek wisata dan wahana edukasi, Baron Techno Park dilengkapi pula dengan pusat informasi multimedia, jam matahari, technocamp serta fasilitas penunjang wisata edukasi lainya.
[PIC2]Turut hadir dalam kegiatan Baron Festival 2016 Wakil Bupati Dr. H. Imawan Wahyudi, MH., beserta jajarannya, Kepala BPPT yang diwakili Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material Dr. Hamam Riza beserta jajaran, Deputi Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Sekretaris Kabinet Dr. Ir. Surat Indriyarso, Kepala Balai Besar Teknologi Konservasi Energi Dr. Andhika Prastawa, serta tamu undangan kurang lebih lima ratus orang. (Marno/edt.hari)

