Bupati Dampingi Wakil Ketua Dekranasda Membuka Festival Batik Gunungkidul 2018

Gunungkidul – Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY, Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu (GKBRAy) Paku Alam X didampingi Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos., membuka Festival Batik Gunungkidul 2018 di Gor Siyono, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Selasa, (17/07).

[PIC2]

Dalam kesempatan tersebut beliau menyatakan perkembangan kerajinan batik di Gunungkidul sangat baik. “Perkembangan batik khususnya di Gunungkidul sudah sangat bagus, bahkan sebetulnya kota Yogya kalah dengan Gunungkidul,” ungkapnya. Menurutnya, keunggulan batik produk Gunungkidul ada dua hal, selain banyak yang menggunakan pewarna alam, coraknya juga dinilai cukup menarik. Pihaknya menyayangkan, batik khas Gunungkidul, Batik Walang (belalang) tak menonjolkan motif hewan belalang. Lebih jauh disampaikan, kegiatan yang digelar di Gunungkidul merupakan roadshow pertama di Yogya. Pelaksanaannya sekaligus sebagai persiapan digelarnya Jogja International Batik Biennale (JIBB).

Sementara itu, Bupati, Hj. Badingah, S.Sos., berharap, pelaksanaan festival batik dapat menjadi sarana promosi produk batik yang dihasilkan para pengrajin batik di Gunungkidul. “Semoga juga menjadi semangat berkreasi dan berinovasi bagi para pengrajin batik di
Gunungkidul,” pintanya.

[PIC3]

Diketahui, Festival Batik Gunungkidul diikuti oleh 75 UKM pengrajin batik se-DIY. Rinciannya, dari Gunungkidul ada 45 UKM, sementara sisanya berasal dari Sleman, Kota Yogya, Bantul dan Kulonprogo. Festival batik tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 17 hingga 19 Juli 2018.