Bupati Gelar Rakor Forkopimda Menjelang Idul Fitri 1442 H

Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta bersama Jajaran Forkopimda gelar Rapat Koordinasi terkait Permasalahan Wilayah dan Situasi Jelang Idul Fitri Tahun 2021 di ruang rapat Makodim 0730/GK, Rabu (28/4)

Sekretaris daerah Ir. Drajad Ruswandono, MT menyampaikan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian di wilayah Kab. Gunungkidul diantaranya dengan Pelaksanaan Pemilihan Lurah Serentak tahun 2021, penanganan Covid-19, suksesi program nasional Vaksinasi, perdagangan kebutuhan pokok, kebencanaan, mudik lebaran dan masalah bunuh diri.[PIC4]

Selanjutnya untuk pelaksanaan pilihan lurah serentak pada tahun 2021 tahapan akan dimulai pada bulan Juli 2021 dan pelaksanaannya direncanakan pada bulan Oktober 2021 di 58 Kalurahan.

Berdasarkan amanat Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, Bupati membentuk Panitia Pemilihan yang terdiri dari unsur Forkopimda, Satgas Penanganan Covid-19 dan unsur lain.

Sinergitas antar unsur Forkopimda dalam penyelenggaraan pemilihan Lurah perlu ditingkatkan dengan membangun koordinasi, fasilitasi terhadap penyelesaian permasalahan pemilihan Lurah, dan melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemilihan Lurah tersebut.

Dalam arahan bupati dengan melihat Kasus covid 19 masih menunjukkan tren kenaikan di Gunungkidul menyikapi hal tersebut, bupati H.Sunaryanta menenkankan untuk diperlukanya persiapan yang matang dan terencana berdasarkan penerapan protokol kesehatan pencegahan dan penyebaran Covid-19.[PIC1]

Data terakhir yang di himpun sesuai data sebaran Covid 19 per tanggal 28 April 2021 terdapat penambahan 18 orang yang konfirmasi positif, 5 orang dinyatakan sembuh. Sehingga total kasus konfirmasi sebanyak 2.644 orang.

Dengan terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di beberapa wilayah Gunungkidul maka perlu upaya meningkatkan kedisplinan masyarakat yang ketat dalam mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan dalam PPKM.

Selain itu sejalan denga program nasional vaksinasi, meskipun masyarakat di Kabupaten Gunungkidul bagi yang sudah mendapatkan vaksin namun ketentuan dalam upaya pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19 tetap harus dilaksanakan

Dalam program Vaksinasi ini sudah dilaksanakan.
Sasaran vaksinasi di berikan kepada SDM Kesehatan sebanyak 3322 orang, Petugas Publik sebanyak 27,224 orang dan Lansia sebanyak 8.664 orang.

Membahas terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri 1422 H bahwa untukn beberapa komoditas bahan pokok menjelang idul Fitri 1422 H mengalami kenaikan diantaranya telur, daging ayam, daging sapi. namun demikian kenaikan tersebut masih relatif aman. Sehingga untuk mencukupi ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga telah dilaksanakan kegiatan operasi pasar dari Disperindag DIY, di wilayah Nglanggeran dan Bleberan.

Point lainya dalam pembahasan rakor tersebut juga mengenai penanganan bencana Kejadian bencana, hingga tanggal 22 April 2021 tercatat 21 kejadian yang didominasi penyebabnya karena pengaruh hidrometeorologi diantaranya tanah longsor dan angin kencang.

Dampak dari bencana tersebut berupa kerugian material sejumlah 97.000.000 juta rupiah, 28 jiwa terdampak, 5 jaringan listrik rusak, 13 talud longsor, 18 rumah rusak, 1 kandang ternak rusak dan 2 akses jalan mengalami gangguan,

Dalam penyaluran Bantuan Sosial Tunai dari Kemensos Tahun 2021 bulan Maret April telah dilaksanakan mulai tanggal 18-22 April 2021 Jumlah Keluarga Penerima Manfaat pada penyaluran BST Tahun 2021 bulan Maret-April sejumlah 32.773 KPM yang dapat dilaksanakan dengan baik serta mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid -19.[PIC2]

Sesuai arahan Kementerian terkait Larangan Mudik pada Idul Fitri 1422 H melalui Dinas Perhubungan Gunungkidul akan dilaksanakan pendirian posko penyekatan dibeberapa lokasi bersinergi dengan Kepolisian diantaranya :

1) Pos Patuk dengan fungsi pokok melakukan pendataan kendaraan dan penyekatan bersama Kepolisian.
2) Pos Bedoyo untuk penyekatan bersama Kepolisian
3) Pos Baron untuk pengamanan jalur wisata
4) Pengamanan pantai dan penertiban parkir (Argosari, Pantai Pulangsawal)
5) Pos Terminal untuk pendataan dan pengawasan angkutan
6) Pos Pelayanan di Siyono dan
7) Pos Terminal

Upaya Dinas Perhubungan dalam menghadapi Idul Fitri 1422 H melakukan perbaikan perlengkapan jalan berupa penerangan jalan umum, Apill, dan rambu-rambu.

Tren kasus bunuh diri masih mengalami peningkatan hingga bulan April 2021 telah terjadi 15 kasus gantung diri.

Untuk itu Bupati H.Sunaryanta mengharapkan perlu adanya sinergitas dan kerjasama dari jajaran Forkopimda maupun instansi vertikal di wilayah untuk memberikan penjelasan, arahan dan motivasi bagi warga masyarakat guna meningkatkan ketahanan diri khususnya mental dan spiritual.

Rapat Forkopimda dipimpin Bupati H. Sunaryanto dan di hadiri wakil Bupati Heri Susanto, S.Kom, M.Si., Wakil Ketua DPRD Heri Nugroho, SS., Komandan Kodim 0730/GK Letkol.Inf Noppy Laksana Armyanto,SH, Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan, SIK., Kajari Gunungkidul Ismaya Hera Wardanie, SH, MH., Sekda Ir.Drajad Ruswandono, MT., sekretaris Bakesbangpol Drs. Yuda Hariyanto.