Bupati Gunungkidul Resmikan Pembangunan DAM Parit di Kalitekuk Semin

Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta secara simbolis resmikan dam parit optimalisasi lahan kering di padukuhan kalitekuk, Kalurahan Kalitekuk, Semin, Senin (8/11).

Dam parit optimalisasi lahan kering ini untuk kelompok tani Ngudi makmur senilai Rp. 142.125.000 bersumber anggaran APBD tahun 2021. Sementara untuk optimalisasi menggunakan disesl berkekuatan 8 PK yang mampu mengairi lahan seluas 25 hektar.

Secara simbolis peresmian dintandai dengam pengguntingan pita rumah disesel dan pemotongan tumpeng.

Waluya lurah kali tekuk menyampaikan bahwa dengan di bangunnya dam parit menjadi harapan baru bagi petani dalam pengolahan lahan pertanian. Selain itu juga untuk meningkatkan lahan kering untuk pertanian sehingga lebih produktif dan di gunakan untuk tanaman pangan dan holtikultura. 

[PIC1]

Adapun program optimalisasi lahan kering untuk 4 titik kelompok meliputi kelompok tani Sido Maju padukuhan mbon pon Pundungsari berupa iragsi dan perpipaan, Klomtan Mekar Sari padukuhan Ngreco Rejosari berupa dam parit, dan Klomtan Sedyo Subur Tangkil 2 Kemejing berupa sumur dalam dan klomtan Ngudi makmur berupa Damparit dan irigasi. Dengan program otimalisasi lahan kering ini untuk MH 1 budidaya komoditas Padi jagung, MH 2 budidaya Padi jagung, Kedelai, MH 3 budidaya jagung kedelai tembakau.

Dalam kesempatan ini Bupati H Sunaryanta menyampaikan bahwa melihat potensi di gunungkidul yang sangat besar perlu dimaksimalkan salah satunya dengan optimalisasi lahan kering.

“potensi -potensi yang ada rangjadalam peningkatan kesejahteraan dapat di optimalkan, sementara untuk potensi sektor industri juga akan di kluster di wilayah utara. Sehingga kedepan pemerataan di semua sektor dapat terwujud untukenvapai kesejahteraan masyarakat” ungkapnya
[PIC2]