Gunungkidul – Bentuk fasilitasi Pemerintah Sektor pertanian dalam rangka meningkatkan hasil produksi padi sebagai upaya menyiapkan ketahanan pangan, Dinas Pertanian dan Pangan melaksanakan gerakan pengendalian Organisme Penggangu Tanaman (OPT) Kelompok Tani Sidoguyub Sumbergiri Ponjong yang di canangkan oleh Bupati H. Sunaryanta, Kamis (18/3).
Bupati H.Sunaryanta didepan petani mengatakan sektor pertanian menjadi kontribusi penting dalam ketahanan pangan. Meskipun begitu menyadari masih banyak kendala yang harus dihadapi namun Insyaallah pasti ada solusi dari pemerintah.
“Sektor pertanian secara nasional menjadi penyumbang terbesar senilai 1000 triliun” kata Bupati.
| [PIC3] |
Untuk itu bupati sangat mengapresiasi sinergi propinsi dan pemerintah daerah serta apresiasi kelompok tani atas upaya yang di lakukan semoga dapat meningkatkan produksi pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Sementara itu Ketua klomtan sidoguyub Sukirno, S.Sos mengatakan Gerakan pengendalian hama ini di targetkan untuk luas garapan 27 hektar, 3 hektar diantaranya berada di sekeliling rumah warga dan selebihnya 24 hektar di lokasi pertanian.
Plt. Kepala DPP Provinsi Ir.Sugeng Purwanta mengatakan upaya gerakan pengendalian ini harus terus dilakukan sebagai upaya memaksimalkan hasil tani.
Dikatakan pengendalian ini bukan pembasmian karena penggunaan bahan yang bersifat organik.
Harapanya petani tetap semangat apapun fasilitas yang diberikan pemerintah menjadi pemicu semangat sehingga tidak tergantung “krido lumahing Asto”
Terspiah Kepala Dinas Pertanian Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir. Bambang Wisnibroto mengatakan pencanangan gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman oleh Bupati untuk mengantisipasi tanaman secara pengawalan sehingga hasil produksi pertanian akan maksimal terhindar dari hama wereng, batang coklat dan walang sangit yang akan di lakukan oleh regu pengendali tanaman (RPT)
| [PIC2] |
upaya pengendalian ini pun telah dilakukan dibererapa wilayah seperti pengendalian kresek padi di poktan slamet manunggal Patuk seluas 25, Gerdal OPT tikus tanaman padi di poktan manunggal jaran mati, kapanewon Karangmojo seluas 15 hektar, gerdal tanaman bawang merah untuk pengendalian jamur fusarium di Peron Bleberan Playen seluas 1 hektar, gerdal kresek Sahabat Umbul rejo kapanewon Ponjong.

