Gunungkidul – Puncak acara Nyadran Babad Dalan Desa Giring Tahun 2018 Jumat, (20/04) dengan prosesi kirab dan pengambilan pusaka Ki Ageng Giring, yaitu pusaka Kyai Tumbak Udan Arum, Songsong Tunggul Naga, dan Songsong Sangga Buwana, yang dikeluarkan dari gedung pusaka dengan iringan bregadha prajurit petilasan dalem Ki Ageng Giring menuju Balai Desa Giring, yang disambut dengan kenduri, ikrar babad dalan serta pembagian berkat kenduren dan pementasan grup seni yang ada di Desa Giring.
Tampak hadir pada acara Nyadran Babad Dalam, Kepala Dinas Kebudayaan DIY yang di wakilkan Kepala Seksi Adat, Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Drs. Agus Kamtono, Ketua Dewan Kebudayaan, C.B. Supriyanto, tamu undangan dan warga masyarakat.
Di sela kegiatan Bupati mengatakan, bangga terhadap warga masyarakat yang masih mampu mempertahankan dan nguri-nguri kebudayaan yang berbasis kerifan lokal seperti ini, dengan harapan akan menjadi magnet kunjungan wisatwan ke Kabupaten Gunungkidul, yang akan berdampak kepada kesejahteraan warga masyarakat.
Sudah menjadi kebiasaan bupati disaat kunjungannya menyempatkan diri membaur ditengah warganya untuk berfoto bersama, itulah wujud kedekatannya dengan masyarakat yang tanpa ada jarak. (*tim_ikp)
[PIC2][PIC3]

