Gunungkidul – Panen pisang perdana kebun pisang yang di kelola masyarakat kepek dilakukan Bupati H.Sunaryanta, Jumat (12/11)
Lahan seluas lebih dari 2000 meter persegi tersebut yang sebelumnya lahan tidak produktif, dengan inisiasi warga masyarakat difungsikan untuk pengelolaan bank sampah dan lahan selebihnya di manfaatkan untuk pertanian penanaman empon empon sayur dan termasuk pisang dari beberapa jenis varian kepok, raja maupun cavendis.
Lurah Kepek Bambang Setiawan mengatakan bank sampah yang di kelola masyarakat dengan prinsip 3R juga mampu memproduksi pupuk, sehingga semua sampah di kelola denga baik dan tidak menimbulkan bau, hanya residu yang terbuang.
Selain itu keberadaan Lapangan yang ada yang di bangun dari sumbangan warga kepek juga akan di fungsikan sebagai sport center dengan nama lapangan persatuan kepek raya.
[PIC1]
Dalam kesempatan ini Bupati H.Sunaryanta sangat mengapresiasi dan atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih atas peran warga masyarakat yang telah memiliki komitmen membangun ekonomi daerah melalui kegiatan-kegiatan pemberdayaan, sehinga bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Selain itu Bupati juga mengapresiasi atas peran lurah yang terus aktif bergerak dan berinovasi dalam rangka kemajuan desa mapun masyarakat, karena saat ini sesuai tuntutan harus terus ada gerakan dan inovasi untuk menuju pertumbuhan ekonomi, mengingat kita menyadari bahwa saat ini ekonomi sedang terpuruk.
Pada kesempatan tersebut bupati H.Sunaryanta secara sombolis menyerahkan bibit pisang kepada kelompok swadaya masyarakat sejumlah 150 bibit dari berbagai jenis.
Meski di warnai hujan lebat Bupati yang hadir memenuhi undangan lurah kepek ini juga menyempatkan melihat lokasi kebun pisang dan melakukan panen perdana setelah enam bulan ditanam.
[PIC2]

