Bupati Hadiri Rakor Pengendalian Pembangunan Daerah Capaian Triwulan III tahun 2021

Yogyakarta – Rakor pengendalian pembangunan daerah capaian triwulan III tahun 2021, di hadiri Bupati H.Sunaryanta serta kepala daerah, walikota dan kepala kepala OPD DIY. Kegiatan ini dipimpin langsung Gubernur DIY Sri Sultan HB X, di Gedong Pracimosono Kepatihan Yogyakarta, Rabu (27/10).

Secara global capaian triwulan pembangunan DIY diantaranya adalah adanya peningkatan IPM DIY yang terus naik dari tahun ke tahun di atas rata-rata Nasional. Hal tersebut disampaikan langsung oleh kepala bappeda DIY Drs.Beny Suharsono, M.Si

“capaian pertumbuhan ekonomi sangat menggembirakan tumbuh year on year sebesar 11,81 %” ungkapnya

Sementara capian vaksinasi bagi tenaga kependidikan dalam persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) mencapai 23,48 % dengan penerapan protokol ketat sebanyak 325 sekolah yang diverifikasi kesiapanya meliputi 153 SMA dan 182 SMK.

Lebih jauh Suharsono menambahkan bahwa  tingkat IPM DIY melampui rata rata nasional 71,94% di mana DIY mencapai 79,97% dengan rangking Kota, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul.

“sangat penting avirmasi kebijakan akan dinarahkan ke Gunungkidul dan Kulonprogo, namun jika di lihat secara nasional IPM DIY berada pada peringkat ke 2 terbaik nasional setelah DKI” tambahnya

[PIC2]

Dalam kesempatan ini Gubernur DIY Sri Sultan HB X  juga sangat mengapresiasi bagi OPD yang meraih predikat kinerja terbaik atas keberhasilan penanganan covid-19 dan pelaksanaan PPKM darurat ke 3 yang berpotensi menahan perbaikan ekonomi tumbuh di tahun 2021. Suksesnya program vaksin pemerintah akan memberikan ekpektasi positif bagi masyarakat sehingga berdampak mendorong konsumsi dan investasi.

Di level 2, kondisi cakupan vaksin DIY dosis 1 mencapai 90,55% dan 67,29% untuk dosis 2.
Data dinkes per 21 oktober 2021, tingkat kematian 3,37%, Kesembuhan mencapai angka 96,34%, kasus aktif 0,3 %, BOR 9,54% sedangkan kapasitas shelter terisi 0,27%. Untuk itu Gubernur mengajak seluruh stage holder menjaga momentum tersebut

” Saya mengajak seluruh stage holder, menjaga momentum ini, untuk mensyukuri sekaligus untuk tetap eling dan waspada” kata Sultan

Lebih jauh Sri Sultan menyampaikan bahwa neraca kinerja fisik APBD sebesar 72,46% dan neraca realisasi keuangan tercatat 57,48%. Melihat hal itu Gubernur DIY ini berharap kepada seluruh Bupati dan Wlikota untuk segera mengakselerasi belanja APBD masing-masing agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga masyarakat.

“Bupati dapat mengoptimalkan, memantau realisasi bantuan khusus keuangan pemda DIY baik dari APBD reguler, maupun danais dari aspek kesesuaian output dan nilai outcome yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat untuk membantu pemulihan ekonomi dari situasi pandemi ini” tambahnya

Kesempatan tersebut juga diserahkan rapor kinerja triwulan III bagi bagi pemerintah kabupaten kota meliputi, Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunungkidul yang di terima langsung Bupati H.Sunaryanta, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Pemerintah Kaupaten Bantul dan Pemerintah Kota Yogyakarta serta Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta serta penyerahan PA tertinggi Diskominfo DIY, PA terendah disdikpora DIY, KPA tertinggi Kantor Pelayanan Pajak Daerah DIU di Kota Yogyakarta dan KPA terendah SMK N 1 Sewon.

[PIC1]