Gunungkidul – Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos mencanangkan deklarasi pemkab Gunungkidul gardu bunga puspa merupakan gerakan terpadu peduli tumbuh kembang anak penurunan stunting dan penguatan keluarga tahun 2020. Di Bangsal Sewokoprojo, (16/10).
Kasus stunting tidak hanya menjadi masalah kesehatan tidak hanya di tingkat daerah namun secara nasional bahkan internasional. Di kapasitas daerah penanganan stunting harus di atasi secara bersama melalui berbagai program dan upaya salah satunya adalah kampanye pencegahan stunting dengan intervensi spesifik maupun melibatkan peran seluruh stage holder dengan peningkatan gizi[PIC2]
Kepala Dinas kesehatan Dewi Irawati, M.Kes mengatakan tingkat stunting di Gunungkidul mencapai 17.94 % di tahun 2019. meskipun terus mengalami penurunan namun upaya terus dilakukan dengan kampanye intervensi spesifik. tujuan dilaksanakan deklarasi ini untuk lebih mengenalkan dan memahami stunting dan dampaknya, mengajak masyarakat hidup bermasyarakat dengan berperilaku sehat dan menggalang komitmen di seluruh masyarakat secara koprehensif. Peserta deklarasi melibatkan 500 orang yang ikuti langsung di Bangsal Sewokoprojo maupun secara virtual di tingkat kapanewon terdiri dari panewu dan lintas sektor, masyarakat, puskesmas.
Bupati dalam sambutanya dalam deklarasi percepatan penurunan stunting menyampaikan, tahun 2020 Gunungkidul menjadi lokus penangan stunting sehingga kita bersama memiliki tanggung jawab penuntasan kasus stunting. hal ini perlu dilakukan secara sinergis dan berkelanjutan meskipun ada prioritas pada penanganan pandemi covid 19 pada beberapa bulan ini, namun penanganan stunting terus butuh intrevensi dan integrasi, secara trategis dan sinergis serta keterlibatan dengan lembaga swasta
Dengan deklarasi ini dan didukung dengan berbagai media dan cara berharap tahun 2020 mampu menekan kasus stunting pada level serendah mungkin. Penanganan stunting selaras dengan visi kita yaitu mewujudkan kualitas sumber daya manusia semakin baik dalam beberapa tahun kedepan sebagai generasi penerus.
Dengan upaya yang sungguh sungguh dari seluruh komponen, Kabupaen Gunungkidul akan bebas stunting dengan SDM yang berkulaitas secara fisik intelegensia dan moralnya. diakhir sambutanya bupati mengajak lebih bersemngat saling menyingsingkan baju dalam upaya percepatan penanganan stunting.[PIC1]
selesai mebacakan deklarasi yang di tirukan oleh seluruh yang hadir di bangsal sewokprojo maupun peserta yang mengikuti virtual dilanjutkan dengan dialog dengan nara sumber Kepala Dinas kesehatan, Kepala DP3AKBPMD.
Hadir dalam deklarasi tersebut Bupati Gunungkidul Hj, Badingah, S.Sos., kepala Dinas Kesehatan dr. Dewi Irwati, M.kes., Kepala DP3AKBPMD, S.Sos., M.Si., Kajari di wakili Kasi Intel Indra Aprilio Saragih, SH., Kapolres Gk, Dandim0730/GK, Kepala Bappeda Sri Suhartanta, S.IP., M.Si.

