Gunungkidul – Rumah Sakit Umum Daerah Saptosari sebagai sarana fasilitas kesehatan masyarakat di sisi selatan telah rampung dibangun dan beroperasi yang ditandai dengan peresmian oleh Bupati Hj. Badingah, S.Sos, Kamis (12/11).[PIC1]
Rumah sakit yang dibangun di lokasi yang strategis sejalur dengan JJLS diatas lahan milik pemerintah daerah, Pembangunan tersebut membutuhkan waktu selama 3 tahun telah berdiri megah gedung 2 lantai dengan luas hampir serbu limaratus meter persegi, menelan biaya bersumber APBD Gunungkidul sebesar 45 Milyar lebih. Diharapkan menjadi rumah sakit pilihan masyarakat dan dapat berkembang secara pesat.
| [PIC3] |
Kepala Dinas Kesehatan dr. Dewi Irawati, M.Kes megatakan dengan mulai operasionalnya Rumah sakit Saptosari akses kesehatan masyarakat dapat semakin luas.selin fasilitas kesehatan yang lengkap di tunjang dengan peraltan moder.
Meskipun menjadi salah satu tempat isolasi pasien covid, namun tetap mengedepankan prosedur keamanan dan kenyamanan pasien. Sehingga penangan pasien dibedakan tempat pelayanan pasien covid dan pasien umum. Untuk memenui aspek pelayanan kesehatan dengan baik tanpa mengeyampingkan layanan kesehatan yang lain, terang Direktur RSUD Saptosari dr. Eko Darmawan.
“masyarakat tidak perlu ragu dan kawatir untuk datang dan mengakses layanan kesehatan di RSUD Saptosari” tambah direktur
| [PIC4] |
Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos dalam sambutanya mengatakan dalam rangka mendukung optimalisasi pembangunan kesehatan masyarakat di Gunungkidul sesuai dengan prioritas pembangunan kesehatan yang perlu diwujudkan maka keberadaan sarana dan prasarana keberadaan layanan kesehatan harus terus di tingkatkan baik dari sisi kualitas maupun aksesibilitas salah satu program peningkatan fasilitas kesehatan yaitu pembangunan RSUD Saptosari. Keberadaan RS ini juga menjadi pendukung sarana penanganan covid-19.
“Semoga menjadi RS yang semakin mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat dengan fasilitas yang lengkap, representatif terutama kepada masyarakat kapanewon Saptosari dan sekitarnya” kata Bupati Hj. Badingah, S.Sos.
Peresmian RSUD saptosari ditandai dengan menandatangani prasasti, simbolis penanaman pohon dan pengguntingan pita oleh Bupati.[PIC2]
Tampak hadir dalam peresmian tersebut Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan, SIK, Dandim 0730/GK, Kajari Gunungkidul, Ketua DPRD yang diwakili oleh wakil ketua Heri Nugroho,S.S., Kepala Dinas Kesehatan dr. Dewi Irawati, M.Kes,Asisten III Ir, Anik Indarwati, MP, Direktur RSUD Saptosari dr. Eko Darmawan, Kepala BKAD Saptoyo, S.Sos, M.Si Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro, S.Sos serta kepala-kepala OPD , Forkopimca dan tamu undangan.

