Gunungkidul – Hal tersebut dikatakan Bupati Gunungkidul pada saat menghadiri panen raya padi di Kelompok Tani Rukun Makaryo, Panjatan, Pengkok Kecamatan Patuk, (23/6). Selain itu, untuk mendukung kepariwisataan di Kabupaten Gunungkidul, Bupati berharap, selain padi masyarakat juga mengembangkan palawija. ” Palawija saya harap dikembangkan, hal ini dikarenakan palawija juga sebagai bahan baku pembuatan oleh-oleh khas Gunungkidul. Sehingga dapat mendukung kepariwisataan,” tambahnya.
Seperti diketahui, wilayah Panjatan Desa Pengkok menjadi salah satu basis swasembada pangan di Kecamatan Patuk, khususnya di Kelompok Tani Rukun Makaryo. Dengan luas garapan hampir 116 hektare, kelompok belum merasa puas dengan hasil yang sudah ada. Oleh karena itu masyarakat mengharapkan adanya pelatihan-pelatihan untuk generasi muda agar lebih memaksimalkan hasil yang akan datang.
Hadir dalam acara tersbut antara lain Bupati Gunungkidul, Dandim 0730/GK yang diwakili Pasiter Kapten Inf. Agus Riyanto, Dinas Pertanian DIY yang diwakili Ir. Sarwo Rini, Kepala BP2KP Gunungkidul, Kepala Dinas TPH Gunungkidul, Camat Patuk, dan unsur Muspika Patuk.
Dalam sambutannya Kapten Inf. Agus Riyanto mengatakan TNI turut serta dalam pendampingan petani untuk mengolah lahan pertaniannya dalam rangka menciptakan ketahanan pangan untuk mendukung ketahanan nasional, hal ini sesuai dengan MoU antara TNI dengan Kementerian Pertanian RI. selain itu Ia juga mengharapkan agar ada pembinaan bagi generasi muda untuk terjun dalam bidang pertanian sehingga ada regenerasi. ” Dinas terkait agar mengadakan pelatihan bagi generasi muda karena generasi petani saat ini sudah tua-tua dan sakit boyok “. kata Agus Riyanto.
Pada kesempatan ini Bupati juga menyerahkan satu unit alat perontok padi (combain harvester).
[PIC2]
[PIC1]
Apabila ada kendala ataupun masalah apapun, Bupati menyarankan agar masyarakat kelompok tani khususnya supaya segera berkonsultasi dengan dinas terkait, untuk menghindari kegagalan dalam pertanian, dan juga untuk menyongsong kunjungan wisata. ” Tahun 2017 nanti akan ada saluran pralonisasi diharapkan akan lebih meningkatkan swasembada pangan khususnya di wilayah Kecamatan Patuk, dan Kabupaten Gunungkidul pada umumnya,” tambah Bupati.(sura/marno/nana)

