Bupati Membuka Fashion Carnival Titian Rawikara Tahun 2018

[PIC2]Gunungkidul – Didukung dari Dinas Kebudayaan DIY, Sanggar Seni RnB menyelenggarakan Peragaan Busana dan Pameran Fashion Carnival Titian Rawikara 2018, Sabtu, (05/05) di GK Steak, di buka oleh Bupati, Hj. Badingah, S.Sos.Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Gunungkidul ke- 187. Tampak hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti beserta jajaran, Kepala Dinas Kebudayaan, Agus Kamtono, Kepala Dinas PUPR, Eddy Praptono, Ketua Dewan Kebudayaan, CB. Supriyanto, Kepala Bidang IKP, Irfan Ratnadi, Ketua Karang Taruna Gunungkidul, Agus Mantoro.
Ketua Panitia penyelenggara, Ria Silviani S.Pd mengatakan, kegiatan yang terlaksana merupakan bukti bahwa anak muda Gunungkidul dapat berkarya sesuai passion yang dimiliki. Sebagai bentuk cinta dan turut berusaha mengembangkan daerah melalui dunia seni.
“Dalam peragaan busana ‘fashion carnival’ ditampilkan 15 karya. 10 karya yang telah memperoleh penghargaan dan 5 karya fashion carnival baru bertema ‘Pesona Dhaksinarga Bhumikarta”, jelas Ria.
Pihaknya berharap karya yang ditampilkan dapat menjadi persembahan yang terbaik bagi Gunungkidul. di luar itu dapat pula menjadi motivasi anak muda yang lain untuk turut berkarya tanpa lelah.
“Seni bukan segalanya, tapi segalanya bisa menjadi seni,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Kebudayaan Gunungkidul, CB. Supriyanto memuji sekaligus bangga atas ide dan gagasan yang diwujudkan menjadi karya. Meski diakui, sebagian menganggap seni ‘fashion carnival’ belum sebanding dengan karya seni rupa pada umumnya.
“Namun kelak akan menjadi bagian dari kebudayaan. Tantangannya, selepas mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan DIY kedepan harus lebih baik,” harap CB Supriyanto.

[PIC3]
Sementara itu Bupati, Badingah, S.Sos, dalam sambutannya, sebelum secara resmi membuka kegiatan Pameran dan Peragaan Busana _fashion carnival_ menyampaikan apresiasinya terhadap kreasi ini. Menurutnya, Peragaan Busana ‘fashion carnival’ merupakan salah satu media seniman desainer.
“Generasi muda yang handal dan potensial saat ini sudah bisa pamer karya dengan berbagai inovasi. Mudah-mudahan melalui karya tersebut dapat turut serta melestarikan dan menjaga budaya dan kearifan lokal yang merupakan ciri khas Gunungkidul.(*tim_IKP)

[PIC4][PIC5]