Bupati Panen Raya Padi di Kecamatan Ponjong

[PIC2]Gunungkidul – Kelompok Tani Sari Bumi, Susukan II, Genjahan mengadakan wiwitan panen raya padi sebagi wujud syukur atas para petani se Genjahan, Selasa (10/04). Ubinan panen raya padi Hibrida varietas Mapan 05, menghasilkan 7,9kg, dengan hitungan per hektare Gabah Kering Padi (GKP) sebanyak 12,640 ton, Gabah Kering Giling (GKG) sebanyak 10,872 ton, sedangkan Inhibrida varietas situbagendit ubinan menghasilkan 4,415kg, hitungan per hektare Gabah Kering Padi (GKP) sebanyak 7,064 ton, Gabah Kering Giling 6,076 ton. Luas tanam padi di Desa Genjahan 164 hektare dan luas panen sampai dengan saat ini mencapai 90 hektare. Melihat dari hasil ubinan tersebut para petani mengalami peningkatan hasil.

Panen raya padi kali ini dihadiri, Bupati H. Badingah, S.Sos., Kepala Dinas Pertanian DIY diwakilkan Sigit Harjono, Dinas Pertanian Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto, Kepala BPPT DIY, Joko Purnomo, Kepala Dinas Kominfo, di wakilkan Kepala Bidang IKP, Irfan Ratnadi, Camat Ponjong beserta Forkopimca, Ketua PPL beserta anggota, Ketua Gapoktan, Suhantoro, Ketua Kelompok Tani Sari Bumi, Ngatiman.

Kepala Dinas Pertanian DIY, memberikan apresiasi atas peningkatan produksi sehingga kabupaten Gunungkidul sebagai penyangga pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepala BPTP Daerah Istimewa Yogyakarta mengutarakan, “kami sebagai tangan kanan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, hadir dan bangga kepada petani yg telah menerapakan teknologi rekomendasi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian karena mampu meningkatkan produksi padi di Genjahan melalui penerapan PTT, perguliran Varietas dan penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) dan padi hibrida, sehingga diharapkan dengan menerapkan teknologi anjuran tersebut produksi pertanian padi dapat meningkat”, ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati Badingah, atas nama pemerintah daerah, memberikan apresiasi yang tinggi dan terimkasih atas jerih payah para petani yang telah bekerja keras mewujudkan swasembada pangan, “dan yang paling saya banggakan kepada petani selalu menyisihkan hasil panen berupa gabah sebagai cadangan pangan, ini merupakan sebuah tradisi baik yang harus dipertahankan dan diajarkan kepada para generasi muda kita”, pinta bupati.

Untuk menunjang keberhasilan pada sektor pertanian pemerintah daerah akan berupaya memberikan bantuan vasilitas peralatan kepada kelompok-kelompok tani guna peningkatan kualitas dan kuantitas, seperti halnya Kelompom Tani Sari Bumi di Desa Genjahan yang sangat membantu program pemerintah dalam menujang swasembada pangan. Diakhir sambutan beliau mengajak dan mendorong minat para pemuda utk terlibat dalam usuha pertanian dengan menerapkan Teknologi Tepat Guna yang direkomendasikan oleh BPTP, dan mengajak ibu ibu wanita tani utk turut kreatif mendukung perkembangan pariwisata dengan mengelola bahan baku pertanian menjadi olahan pangan sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi petani dan masyarakat secara umum. (*tim_ikp)

[PIC3][PIC4][PIC5]