[PIC2]Gunungkidul – Sebanyak 2.575 siswa siswi SMA se-Kabupaten Gunungkidul mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang pelaksanaannya secara serentak mulai Senin, (09 s/d 12).
Pelaksanaan UNBK hari pertama Bupati Hj. Badingah, S.Sos., melakukan pantauan di SMA Muhammadiyah Karangmojo, SMA N1 Semin, dan SMA Muhammadiyah Ngawen. Kegiatan ini tidak jauh beda dengan pantauan UNBK SMK beberapa waktu yang lalu. Di SMA Muhammadiyah Karangmojo dan SMA N1 Semin, bupati menanyakan jumlah siswa yang mengikuti UNBK dan apakah ada kendala atau tidak, “jika ada permasalahan saya harap agar bisa segera diselesaikan jangan sampai menunda atau mengganggu siswa dalam ujian”, tegas bupati. Kepala Sekolah SMA N1 Semin, Tiya, M.M., melaporkan jumlah peserta UNBK pada tahun ini sebanyak 191 siswa dan semua dapat mengikuti ujian, dilaksankan tiga sesi dan diawasi masing-masing sesi empat pengawas. Mengapa di buat tiga sesi dikarenakan keterbatasan ruang dan perangkat komputer yang mana saat ini baru tersedia 75 komputer. Dijelaskan pula pada tahun 2017 SMA N1 Semin mendapat peringkat 56 dari 156 SMA se DIY, sedangkan di tingkat kabupaten tahun yang lalu rangking 4, harapan kami pada tahun ini mendapat rangking yang lebih baik. Perihal yang sama juga dituturkan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Ngawen Ahmad Nurdin, jumlah peserta UNBK sebanyak 45 dibagi menjadi 3 sesi, dilaksanakan secara mandiri, yang mana pada tahun-tahun sebelumnya masih bergabung di SMK Muhammadiyah Ngawen. “alhamdulillah tidak ada kendala apapun, dan kami sudah melakukan antisipasi jika terjadi kendala misalnya, listrik mati sudah disiapkan genset dan apa bila jaringan intetnet mati kami siapkan modem”, dan kami keluarga besar SMA Muhammadiyah Ngawen mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati bersama tim ditengah kesibukannya menyempatkan rawuh memberikan motivasi, ini adalah sebuah perhatian dan penghargaan yang luar biasa bagi kami”, pungkas Ahmad Nurdin.
Turut mendampingi pada acara pantauan UNBK hari ini, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bahron Rosyid dan jajaran, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo, Irfan Ratnadi, dan Satpol PP. (*tim_ikp)
[PIC3][PIC4]

