Gunungkidul – Safari tarawih tingkat Kabupaten Gunungkidul putaran ke – 4 dengan ketua rombongan Bupati Hj. Badingah, S.Sos., melaksanakan sholat tarawih berjamaah di Masjid Al Istiqomah, Padukuhan Kanigoro, Kecamatan Tanjungsari, Selasa, (21/05).
[PIC2]
Turut hadir mendampingi Bupati, Asisten Administrasi Umum, Ir. Anik Indarwati, MP bersama kepala OPD, Pimpinan Cabang BPD Wonosari, dan Ustadz KH. Arif Gunadi sebagai penceramah.
[PIC1]
Pada kesempatan ini Bupati Badingah, dalam sambutanya mengatakan safari tarawih sebagai sarana silaturahmi. Kehadirannya bersama jajaran hadir hanya dalam rangka silaturahmi dan ingin melihat secara langsung perkembangan pembangunan di wilayah Kecamatan Tanjungsari, dan ingin mendengar langsung apa yg menjadi keinginan usul saran dan masukannya.
“Pejabat harus turun ke bawah, sudah bukan saatnya pejabat hanya menerima laporan”, ungkap Badingah.
Bupati tidak ingin ada jarak antara masyarakat dengan para pejabat. Selain itu dirinya juga memberikan apresiasi kepada warga masyarakat Tanjungsari yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 sehingga pemilu dapat berjalan aman lancar dan damai. Masyarakat dihimbau agar menerima hasil pemilu yang telah diselenggarakan dan berjalan dengan baik dan menerima siapapun yang terpilih.
“Mari kita selalu berdoa semoga siapapun yang terpilih akan amanah dan membawa kemajuan bangsa dan rakyatnya”
Masyarakat diharapkan agar selalu bersyukur apapun yang sudah diberikan Allah S.W.T, karena buah manis atas rasa syukur kepada Allah mewujudkan sebuah keimanan terhadap Allah S.W.T. Seiring dengan berkembangnya pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, masyarakat diharapkan untuk mensyukuri dan banyak mengembangkan kreativitasnya serta menangkap peluang yang ada, serta selalu menjalin persatuan dan kesatuan.
Sementara itu KH. Arif Gunadi, dalam tausiyahnya mengatakan puasa akan membentuk karakter atau kepribadian yang baik, apabila puasa ramadhan dilaksanakan dengan ikhlas, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT.
“Jalankan ibadah puasa dengan ikhlas, dan ibadah yang rahasia, biarkan yang tau ibadah puasa kita hanya Allah SWT”
Lebih jauh disampaikan dalam bergaul agar menggunakan prinsip riayatul akhlaq, (menjaga akhlak) baik dengan sesama, tidak menggunjing, tidak menyebarkan berita bohong, serta menjaga agama, menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga toleransi kepada siapapun.
Arif Gunadi berpesan agar masyarakat menerima dengan ikhlas dan senang hati apapun hasil pemilu yang telah diumumkan dari KPU, 21 Mei 2019 kemarin, siapapun yang jadi mari kita terima semoga pemimpin nanti akan membawa berkah dan kemajuan untuk bangsa dan negara, pungkasnya. (*tim_IKP)

