Gunungkidul – Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) merupakan event tahunan dalam rangka membangun semangat gotong royong masyarakat. Meskipun gotong royong demikian ketal dan menjadi budaya masyarakat, momentum bulan bhakti masyarakat terus digaungkan agar tetap lestari dan dapat menggelorakan semangat gotong royong masyarakat dari kota sampai desa-desa dan pedukuhan-pedukuhan. BBGRM sebagai apresiasi terhadap masyarakat Gunungkidul yang selama ini tetap teguh terus bergotong royong.
[PIC2]
“Gotong royong menjadi ruh yang mensukseskan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat,” hal tersebut disampaikan Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos., dalam sambutan pencanangan BBGRM XVI di balai Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Selasa (30/04).
[PIC3]
Hadir dalam acara kali ini, Kapolres Gunungkidul AKBP. Ahmad Fuady, S.I.K., S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negerii Wonosari Asnawi Mukti, S.H., M.H., Camat Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto, A.P., M.Si., dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul Sujoko, S.Sos., M.Si., BBGRM 2019 akan diberikan stimulan jamban sehat untuk 104 desa di 18 kecamatan senilai Rp. 4.925.968.770,- Selain juga disampaikan stimulan untuk rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 16 kecamatan 77 desa sebesar Rp. 7.526.531.250,-. Selain itu program Inovasi Desa, untuk peningkatan kualitas perencanaan pembangunan khususnya penggunaan dana desa (DD) agar dapat mendorong peningkatan efektivitas dana desa dalam meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat.
“Tahun 2019 ini diluncurkan untuk 17 kecamatan dengan dibentuknya tim pelaksana inovasi desa di masing-masing kecamatan,” tambahnya.
Sementara untuk capaian kegiatan dana desa tahun 2018, sesuai dengan instruksi Presiden tentang Padat Karya Tunai di Desa bisa memberikan upah dalam hal ini hari orang kerja (HOK) kepada masyarakat sebesar Rp. 23.649.043.489 atau sebesar 30,55% atau melampui target nasional sebesar 30%.
Pada tahun 2019 ini diharapkan dapat memberikan HOK kepada masyarakat semakin tinggi dibanding tahun sebelumnya. “Sementara untuk swadaya masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana tahun 2018 mencapai Rp 549.543.971,- , terang Sujoko.
Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ditandai pemukulan Gong oleh Bupati Hj. Badingah, S.Sos., didampingi Kepala DP3AKBPMD dan tamu undangan. (*tim_IKP)

