Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta hadiri penandatanganan kerjasama antara Dinas Pariwisata Kab Gunungkidul dan PT BPD DIY serta secara simbolis Bupati melaunching retribusi tempat rekreasi dan olah raga BPD DIY QUAT. (Qris Ultimate Automated Transaction), Di TPR Baron ,Selasa (20/4).
| [PIC1] |
Kepala Dinas pariwisata Asti Wijayanti MA, mengatakan kerjasama ini sebagai bagian dari langkah yang di ambil pemerintah untuk memberikan peningkatan layanan yang lebih cepat, akurat dan akutanbel terlebih di masa pandemi dengan mengaplikasikan pembayaran elektronik (ETP).
“Penggunaan aplikasi ini diberlakukan di semua destinasi yang beretribusi secara bertahap,namun destinasi wisata yang belum berettibusi pun juga sudah ada yang menggunakan Qris” terang Asti Wijayanti.
Sementara di beberapa lokasi yang beretribusi maupun yang belum telah di berlakukan Qris diantaranya TPR JJLS,TPR Baron , Gunungapi purba Langgeran, Embung langgeran, Kali Suci,Masjid Al-Hikmah Baron, apasar Kuliner Telaga Jonge, dan Gunung Ireng Patuk
Direktur BPD DIY Santosa Rohmad menyampaikan penggunaan Qris dapat memberikan solusi terkait transaksi keuangan.
“Dengan kelebihan Qris yang mudah diaplikasikan kanal pembayarana apapun di manapun, sehinga tidak perlu membawa uang tunai, keuntungan lainya dengan tidak ada biaya, pola transaksi yang langsung terbayar pada saat itu juga” ujarnya
Dalam kesempatan tersebut BPD DIY juga menyerahkan tabungan pelajar kepada 400 pelajar di Gunungkidul, penyaluran KUR dan kredit PD dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di DIY dalam masa pandemi, penyaluran kredit murah dengan bunga 3 % per tahun.
“Saya berharap ini dapat di gunakan kelompok pedagang di gunungkidul dan semoga pedagang dapat segera mengakses, untuk meningkatkan dan mengembangkan” tambahnya
Bupati H.Sunaryanta dalam sambutanyasangat mendukung program digitalisasi.
Harapannya denga aplikasi ini dapat meningkatkan dalam pengelolaan manajemen yang diimbangi pula dengan penyiapan SDM sehingga semua dapat berjalan dengan baik.
“Jangan sampai kendala kendala kecil menghambat penerapan digitalisasi, perpindahan analog ke digital harus dapat menyesuaikan dan program digitalisasi dapat di kembangkan di tempat lain yang belum tersentuh sistem digital” terang bupati
Dengan semakin baiknya pengelolaan dan pemanfaatan yang tepat, merupakan bagian upaya memakmurkan masyatakat yang berkeadilan.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati H.Sunaryanta, Kepala BPD DIY Santosa Rohmad, Kepala Kemenag Gunungkidul, Asisten I, Kepala Dinas PUPR, Ir. Edy Praptono, M.Si, Panewu Tanjungsari, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda,Kepala Dinas Perhubungan,Kepala BKAD serta pejabat lainya.

