Gunungkidul– Untuk mendorong sektor pertanian di sisi selatan kabupaten Gunungkidul, Bupati sangat mendukung dengan usulan pemerintah kalurahan Planjan yang akan di bangun embung, harapanya dapat segera terealisasi.[PIC1]
Di sisi Selatan Wilayah Gunungkidul akan digunakan untuk sektor pertanian. Hal tersebut didasari karena sebagian besar lahan kering tadah hujan yang mengandalkan curah hujan. Secara geografis , sisi Selatan Wilayah Gunungkidul memiliki potensi untuk di kembangkan namun belum tercukupinya kebutuhan air menjadi satu permasalah pokok.
Untuk mengatasi hal tersebut dan sebagai cara meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Planjan, pemerintah kalurahan setempat mengusulkan pembuatan Embung dengan menyiapkan lahan kas desa seluas lebih dari 6000 m2.
“Lahan ini yang akan di proyeksikan pembangunan embung GEO membran yang mampu menampung kapasitas 1 juta m3 air” kata salah satu perangkat Kalurahan setempat
Lokasi yang di proyeksikan pun langsung di tinjau bupati H. Sunaryanta.
Berjarak kurang lebih 3 k dari Kalurahan Planjan lokasi berupa lembah yang di kelilingi bukit berada di bahu jalan kabupaten.
Dikatakan lurah Planjan bahwa bila hujan genangan air mampu mencapai hingga badan jalan, namun akan cepat susut bermuara di sebuah luweng sisi bukit.
Melihat Potensi tersebut menjadi lokasi yang dipilih dalam pembangunan embung.
Bupati H.Sunaryanta sesaat melihat lokasi menilai strategis dan sangat potensi di kembangkan. Untuk itu Bupati mendukung di kembangkannya pembangunan embung.
“Untuk itu perlu dilakukan pengkajian dengan pihak terkait untuk segera mendesain dan bila nantinya dapat dibangun akan berdampak kuat dalam mendukung sektor pertanian maupun sektor lainya sebagai dampak multiplier effeknya” ujarnya
Dukungan dan sinergi masyarakat harus terus di bangun dan ditingkatkan sebagai upaya percepatan pembangunan, pembangunan tidak dapat berjalan sepenuhnya bila dilakukan oleh pemerintah saja tanpa ada campur tangan dari seluruh element yang ada.

