Covid 19 terus Melonjak, Aturan terus Diperketat

Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta memimpin Rapat Koordinasi Covid-19 di Ruang Rapat Handayani, Rabu (30/06)

Semakin melonjaknya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 membuat pihak Rumah Sakit kwalahan. Hal tersebut yang mendasari diterbitkannya  Surat Edaran (SE) Sekda nomor  843 tentang Recruitment Relawan. Recruitment relawan tersebut akan dimulai pada tanggal 1 Juli 2021.

[PIC1]

Selain penambahan SDM, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menambah 22 selter yang tersebar di seluruh Kapanewon. Pada bulan Juli nanti akan ada droping makanan, APD, dan paramedic dari Provinsi untuk shelter yang tersebar di Kapanewon.

Dalam hal ini, Bupati H. Sunaryanta sebagai orang nomor satu di Gunungkidul menghimbau kepada lurah, panewu  dan ASN yang hadir dalam rapat koordinasi untuk bersama-sama memutus mata rantai Covid-19.

“Naiknya jumlah terkonfirmasi positif yang artinya cukup tinggi, untuk itu dapat memaksimalkan shelter, hal ini juga menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya di tataran bawah,peran ASN juga tidak kalah penting  untuk memberikan contoh prokes dan mengedukasi  kepada lainya” ungkapnya

Bupati H. Sunaryanta juga menambahkan agar diinstruksikan kepada masyarakat untuk  menjaga kesehatan dengan rutin aktifitas bereolahraga.

Adapun  kebutuhan oksigen di masa pandemic saat ini sebesar 7,7 juta perliter  perbulan.  Satu tabung 6000 liter hanya terpakai  4 jam untuk  satu orang dan butuh 4 sampai 5 tabung perhari. 

Bupati menyampaikan lagi dalam rapat bahwa dengan banyaknya kebutuhan oksigen , nantinya akan di upgrade untuk dapat memproduksi  sendiri kebutuhan oksigen sebesar  12 juta liter di bulan Juli akhir.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati berharap  agar Covid-19 cepat melandai.  

“Peran pemerintah tingkat desa dapat lebih maksimal mengkoordinasi dan mengkonsolidasikan , saat ini yang terjadi masyarakat mulai letih dan jenuh, rasa ketakutan yang berlebihan dan bahkan masih ada yang tidak percaya dengan adanya Covid 19” ungkapnya

Terkait shelter, Wakil Bupati Heri Susanto  berharap mengingat kapasitas dapat berbeda beda, ada shelter yang tersentral dapat memuat banyak sebagai upaya mudah dalam mobilitas dan pengawasan

 

Kapolres AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah,SIK, M.T juga menyampaikan bahwa akan ada penempatan pos-pos penyekatan untuk mengontrol mobilitas masyarakat sehingga dapat terkontrol secara efektif dan maksimal.