Dinas Pemuda dan Olahraga gelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba

 

[PIC2]

Gunungkidul-Melalui momentum peringatan hari anti narkotika, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul bersama balai pemuda dan olahraga DIY menggelar sosialisasi Pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba (P4GN) yang menyasar generasi muda Gunungkidul. Bertempat di Gedung Aula STAIYO, Rabu (15/6).

Sosialisasi berupa penyampaian materi teori oleh narasumber dari berbagai instansi seperti dari Polres Gunungkidul, Kesbangpol, Dinkes, Alkana dan satgas anti narkoba Gunungkidul.

Ketua panitia Ramiyo S.Pd, MM mengatakan kegiatan ini melibatkan peserta 100 orang dari berbagai organisasi kepemudaan, karangtaruna dilaksankan Selama 2 hari tanggal 15 sampai 16 juni 2022.

Kegiatan sosialisasi ini secara resmi di buka oleh Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, S.Kom.,M.Si. dengan di tandai penyematan tanda peserta sosialisasi.

Wakil Bupati Heri Susanto sangat mengapresiasi kegiatan yang di selenggarakan oleh Dinas Pemuda Dan Olahraga, mengingat peredaran narkoba di Indonesia atau di Pulau Jawa sudah masuk siaga satu sehingga perlu dilakukan sosialisai secara masif, sehingga masyarakat semakin paham dan tahu dampak akibat apabila menyalahgunakan narkoba.

Narkoba dampak dan resikonya sangat negatif, bahkan akan berdampak secara jangka panjang terhadap generasi penerus bangsa, maka untuk memastikan bahwa generasi bangsa eksis di kancah kepemimpinan kedepan maka harus bebas dari narkoba.

Mudah-mudahan agenda seperti ini dapat di lanjutkan dengan rencana-rencana aksi selajutnya dalam tataran implementasi sehingga narkoba tidak masuk di Gunungkidul.

Wakil bupati pun berharap pemuda terus optimis dan semangat serta yakin bahwa masa depan harus kita raih. ” masa depan ini sebuah proses dan proses itu tantangannya adalah hari ini” terangnya.

” harus memiliki komitmen keyakinan dan tangguh menghadapi masa depan yang semakin rumit” tambahnya.

Hari Sukmono selaku Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul kegiatan ini bagian dari proses pencegahan dan pelibatan semua element komponen masyarakat khususnya kaum muda untuk terlibat secara aksi nyata di dalam pencegahan narkotika.

Di harapkan nantinya bisa menjadi agen perubahan dalam rangka untuk penanggulangan narkotika yang ada di Gunungkidul. Menyadari narkotika merupakan tantangan besar bagi generasi muda yang sangat rentan dalam penyalahgunaan sehingga perlu melibatkan pemuda untuk menjalankan strategi pencegahannya.