Perkembangan arus globalisasi telah mempengaruhi pola kehidupan berbangsa dan bernegara ke arah keterbukaan (transparansi), sedangkan dalam sistem pemerintahan harus ada pemilahan suatu berita/informasi mana yang terbuka dan yang tertutup (dirahasiakan), selain itu kemajuan teknologi informasi membawa kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses segala bentuk informasi termasuk dalam memperoleh layanan dari pemerintah kepada masyarakat melalui sistem elektronik.[PIC1]
Hal tersebut menimbulkan efek bagi penyelenggara pemerintahan, akan berdampak pada kerawanan terhadap kebocoran informasi yang tertutup, pemalsuan dan ketidakutuhan dokumen dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat. Sebagai insan persandian dengan adanya kemajuan teknologi informasi tersebut, menjadi tantangan sekaligus memacu semangat untuk selalu meningkatkan dan mengembangkan kemampuannya, mengingat banyaknya kepentingan dari segala elemen masyarakat / golongan baik dari dalam maupun luar yang berupaya ingin mengetahui atau mengakses segala bentuk informasi yang bersifat rahasia khususnya sehingga dimungkinkan dapat menimbulkan gangguan jalannya roda pemerintahan bahkan sampai pada ancaman terhadap keutuhan dan stabilitas keamanan Negara.
Melalui kegiatan Forkomsanda DIY yang diselenggarakan di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk, (21/2), diharapkan selain sebagai media silaturahmi antar personil persandian dan personil pendukung persandian di DIY, forum ini dapat menjadi salah satu wahana sharing informasi antar personil Unit Teknis Persandian (UTP) di masing-masing wilayah yang selanjutnya dapat dilakukan sinkronisasi kegiatan Unit Teknis Persandian (UTP) di daerah dalam rangka pengamanan informasi.(*tim_ikp)

