Gelombang Tinggi Tidak Timbulkan Kerusakan di Pantai Baron

[PIC1]TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL – Gelombang tinggi yang terjadi pada Rabu (24/7/2019) lalu tidak sampai menimbulkan kerusakan di kawasan Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul.

Beruntung, gelombang tinggi kemarin yang sampai menyentuh 18 kaki tersebut, tidak bertepatan dengan pasang air laut sehingga dampaknya tidak sampai ke daratan.

Koordinator SAR Satlinmas Korwil II, Gunungkidul, Marjono mengatakan saat gelombang tinggi, para nelayan tidak berani melaut.

Dan pada hari ini nelayan sudah berani melaut karena gelombang sudah mengalami penurunan yang sangat drastis.

“Kemarin sempat mencapai 18 feet sedangkan hari ini sudah turun jauh dibawah 10 feet, nelayan juga sudah beraktivitas seperti biasa,” ucapnya, saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (25/7/2019).

Gelombang tinggi kemarin tidak sampai memperparah kerusakan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Baron, lanjut Marjono.

“TPI aman saat gelombang tinggi kemarin, gelombang tidak sampai memperparah kerusakan dari TPI,” katanya.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan laporan kerusakan akibat gelombang tinggi.

“Sampai saat ini belum ada lapiran kerusakan akibat gelombang tinggi,” imbuhnya.

Lanjutnya ia menjelaskan setiap minggu Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi, karena penting juga agar kesiapsiagaan masayrakat yang di daerah pesisir selalu waspada.

“Kami kerjasama dengan SAR Satlinmas untuk selalu memperingatkan wisatawan jika ada gelombang tinggi,” ucapnya.(*)