Gunungkidul – Gerakan “Ketuk Pintu” guna mencari dan mendeteksi gejala Tuberculosis (TBC) secara dini secara masif dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. “Pencegahan penyakit TBC bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi tanggung jawab kita besama untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk bisa mendeteksi secara dini TBC”, hal ini disampaikan Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah di saat mengikuti senam masal dalam rangka memperingati Hari TBC se-dunia di Alun-alun Wonosari, Minggu (2/4/17).
[PIC2]
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Gunungkidul, Dr. Immawan Wahyudi, dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, pengurus Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia, Aisyiyah Kabupaten Gunungkidul dan diikuti ratusan warga masyarakat.
[PIC3]
Ketua PPTI kabupaten Gunungkidul, Eko Subiantoro, SH menyampaikan bahwa acara senam massal ini diselenggarakan dalam rangka hari TBC se-dunia merupakan kerja sama PPTI dengan Aisyiyah Kabupaten Gunungkidul, selain senam juga menyeleggarakan Talkshow dengan tema “Gerakan Masyarakat Gunungkidul Bebas TBC melalui Gerakan Temukan TBC Obati Sampai Tuntas”, selain itu juga mengadakan Gerakan “Ketuk Pintu” ke warga suspek untuk deteksi dini penyakit TBC di Kabupaten Gunungkidul. *mty/edt.hari

