Gunungkidul Expo 2018 Dalam Rangka Hari Jadi ke-187

[PIC2]

Gunungkidul – Dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-187 Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018, pemerintah daerah menyelenggarakan pameran “Gunungkidul Expo 2018” di alun-alun Wonosari, yang akan berlangsung mulai, 08 s/d 12 Mei 2018, pameran sebagai salah satu sarana untuk menampilkan potensi daerah secara menyeluruh melalui hasil karya UMKM yang ada. Kegiatan pameran dibuka secara resmi oleh Bupati Hj. Badingah, S.Sos., Selasa, (09/05), ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan burung merpati. Selain Bupati juga hadir Forkompimda, pejabat dilingkungan sekretariat daerah, seluruh kepala OPD dan tamu undangan.

Pembukaan Gunungkidul Expo 2018 juga dimeriahkan dengan tarian Batik Walang yang menceritakan proses awal walang berkembang dan tumbuh, serta proses adopsi para seniman maupun pelaku usaha menerapkan bentuk walang yang merupakan ikon Gunungkidul kesebuah media. Tarian tersebut diperankan 75 Polwan dari Polres Gunungkidul dan anak didik TK, meskipun para penari bukan sebagai profesi namun penampilan puluhan polwan ini menjadi perhatian para pengunjung dn tamu undangan.
[PIC3]
Dihadapan Bupati dan tamu undangan Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, drg. Krisna Berlian melaporkan, peserta utama pameran adalah UMKM potensial yang ada di Kabupaten Gunungkidul, sebanyak 123 UMKM yang telah menghasilkan produk aneka kerajinan, antara lain; batu ornamen, kayu, bambu, rotan, akar wangi, logam, perak, tembaga, pande besi, cor logam, batik kain, tenun, kaos, kerajinan bahan alami/natural hndycraft, blangkon, keris, kulit imitasi, kulit kerang, aneka makanan olahan, jamu herbal, genteng, alat musik, mebelair, dan seluruh potensi lainnya. Acara ini juga melibatkan beberapa instansi yang konsen dalam pembinaan dan pengembangan UMKM yaitu, Dekranasda, rumah kretif BUMN, forum komunikasi difabel. Sedangkan tujuan penyelenggaraan pameran ini adalah untuk memerikan informasi kepada publik tentang komoditas unggulan dan potensi yang ada di Gunungkidul, memberikan kesempatan kepad UMKM untuk mempromosikan dan memsarkan produk, mengembangkan jaringan pasar bagi para pelaku usaha, meningkatkan jalinan kerja sama yang saling menguntungkan antar pelaku usaha, jelas Krisna.
[PIC4]
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Badingah, S.Sos., mengatakan pada Hari Jadi Gunungkidul yang mengusung tema “Sengguh Tan Mingkuh” dapat menjadikan Gunungkidul lebih maju dalam segala bidang. Masyarakat mampu mengolah potensi yang dimiliki sehingga dapat mengembangkan dan bersaing dengan daerah lainnya yang juga tengah berkembang atau bahkan lebih maju.”Semua harapan yang sesuai visi misi demi majunya masyarakat daerah harus selalu diamini dan mari bersama-sama membangun tanpa menciderai, gotong royong, guyup rukun, dan keeratan silaturrahmi kita menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun Gunungkidul,” tegas Bupati.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke stand-stand pameran secara bersama-sama. (*tim_IKP)

[PIC5][PIC6]