Gunungkidul Expo 2019 Resmi Dibuka OLeh Bupati Hj.Badingah,S.Sos.

[PIC2]

Pameran Gunungkidul Expo 2019 dibuka oleh Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos.  Rabu (12/06). Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Gunungkidul. Pameran akan berlangsung hingga Minggu, (16/06) dan buka mulai dari jam 09.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB. Pada kesempatan ini, Gunungkidul Expo dilaksanakan di Gedung, Serbaguna, Siyono, Playen, Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos., dalam sambutannya, yang dibacakan Wakil Bupati Gunungkidul Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., menekankan pengembangan sektor  UMKM dan IKM di Kabupaten Gunungkidul. “Salah satu sektor yang terus kita dorong untuk diberdayakan yakni sektor IKM dengan mengembangkan kreativitas dan potensi lokal. Hal ini perlu mendapatkan prioritas karena sangat berkaitan dengan gerak pembangunan yang dimotori setor pariwisata yang semakin menguat dan patut kita banggakan”, jelasnya.

Pameran Gunungkidul Expo 2019 merupakan usaha dari pemerintah daerah kabupaten Gunungkidul dalam memfasilitasi bertemunya produsen dalam hal ini para pelaku UMKM dan IKM dengan konsumen sehingga terjadi transaksi bisnis, sosialisasi, dan bahkan pengembangan pemasaran produk lokal dengan berbagai cara yang inovatif dan kreatif.

Menurut laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul Johan Eko Sudarto, S.Sos., M.H., pameran ini diikuti oleh 120 UMKM dan IKM potensial dari seluruh wilayah Gunungkidul.

Pihaknya mengharapkan pameran ini dapat menjadi sarana untuk menyampaikan kepada publik mengenai komoditas unggulan dan potensi yang ada di Kabupaten Gunungkidul. “Pameran Gunungkidul Expo 2019 memberikan kesempatan kepada umkm dan ikm untuk mempromosikan produk dan jasa yang dihasilkan, Mengembangkan jaringan pasar bagi para pelaku usaha di Gunungkidul, Meningkatkan jalinan kerjasama antar para pelaku usaha”, imbuh Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul ini.

Selain peserta UMKM dan IKM, Gunungkidul Expo juga melibatkan beberapa instansi yang berkonsentrasi melakukan pembiayaan pembinaan dan pembiayaan UMKM. Diantaranya dekranasda, rumah kreatif BUMN, forum komunikasi difabel Gunungkidul IWAPI dari kalangan Perbankan.