Gunungkidul Sehat Swati Saba Wistara

Wonosari, Penghargaan Gunungkidul Sehat Swati Saba Wistara tahun 2015 diterima oleh PJ Bupati Gunungkidul Ir.Budi Antono,M.Si di Hotel Bidakara Jakarta  pada tanggal 27 November 2015. Penilaian Kabupaten/Kota sehat dilakukan setiap 2 tahun sekali. Kabupaten Gunungkidul  pada tahun 2009 mengajukan 5 tatanan dan berhasil memperoleh penghargaan Swasti Saba Padapa, tahun 2011 mengajukan 8 tatanan memperoleh penghargaan Swasti Saba Wiwerda, pada tahun 2013 mengajukan 8 tatanan memperoleh penghargaan Swasti Saba Wistara, dan pada tahun 2015 ini berhasil mempertahankan penghargaan Swati Saba Wistara yang kedua kali untuk 8 tatanan. Penilaian Kabupaten/kota sehat dikelompokkan dalam 9 kawasan, yaitu:1) Kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum. 2) Kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi. 3) Kawasan pertambangan sehat. 4) Kawasan hutan sehat. 5) Kawasan industri dan perkantoran sehat. 6) Kawasan pariwisata sehat. 7) Ketahanan pangan dan gizi. 8) Kehidupan masyarakat sehat yang mandiri. 9) Kehidupan sosial yang sehat.
[PIC1]Penghargaan diberikan berdasarkan hasil evaluasi dokumen dan verifikasi lapangan yang dilakukan oleh TIM pusat pada tanggal 19-20 Agustus 2015, dengan titik sampel : 1.Wisata Kalisuci Kecamatan Semanu (mewakili tatanan kawasan pariwisata sehat) 2.Desa Bohol Kec. Rongkop (mewakili kawasan pemukiman sehat) 3.Hutan rakyat Desa Bohol Kec. Rongkop (mewakili kawasan hutan sehat) 4.Deklarasi STOP BABS TK Kecamatan Rongkop (mewakili kehidupan masyarakat sehat yang mandiri) 5.KSM PSM Amrih lestari Desa Kepek Kec Wonosari (mewakili kawasan pemukiman sehat, kehidupan masyarakat yang mandiri) 6.SMK Negeri 3 Wonosari (Kawasan pemukiman sehat, sarana dan prasarana umum) 7.Kelompok WKSM Wasis Desa Baleharjo Kec. Wonosari (Kehidupan sosial yang sehat) 8.Kawasan industri Desa Bejiharjo Kec Karangmojo (kehidupan sosial yang sehat) 9.Kelompok Gapoktan Genjahan Makmur Kec Ponjong (Ketahanan pangan dan gizi) 10.Kelompok wanita tani Desa Genjahan Kec. Ponjong (Ketahanan pangan dan gizi) 11.Rumah pelatihan dan laboratorium tani Rumah Bp. Widodo, Ds Genjahan Kec. Ponjong (mewakili ketahanan pangan dan gizi)

Disamping memperoleh penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Saba Wistara yang kedua kali, pada puncak HKN RI  ke 51, Kabupaten Gunungkidul juga berhasil memperoleh penghargaan juara ke 3 Nasional untuk (TOGA ) Taman Obat Keluarga. Penghargaan diterima oleh dukuh Kedungpoh Lor Kecamatan Nglipar Bp. Subandi. Demikian disampaikan Penjabat Bupati Gunungkidul Ir.Budi Antono,M.Si di ruang kerjanya pada Senin 30/11/15 didampingi Kepala Dinas Kesehatan , kabid Pencegahan dan penanggulangan Penyakit dr.Sumitro , serta kabag Humas dan protokol Setda Kab.Gunungkidul. (*mty/hari)