Gunungkidul – Masih tingginya angka paparan covid-19, pemerintah daerah dalam pelaksanaan PPKM darurat terus berupaya melakukan penanganan dengan melakukan penyekatan, sebagai upaya membatasi mobilitas masyarakat.
Bupati H.Sunaryanta bersama jajaran kepala OPD melaksanakan monitoring langsung, Sabtu (10/7).
Di pos penyekatan Bedoyo Ponjong untuk wilayah timur, disampaikan komandan pos penyekatan dapat. Berjalan dengan baik dan tertib.
| [PIC2] |
Untuk mengantisipasi mobilitas dari wilayah Utara di tempatkan posko penyekatan Jatiayu Karangmojo,disampaikan
Kompol hendra di pos penyekatan ini pun sikap tegas di tunjukan dari petugas dengan memaksa memutar balik kendaraan, salah satu pengendara sepeda motor asal jawatengah pun di arahkan untuk putar balik karena kedapatan tidak dapat menunjukan identitas diri dan keterangan rapid antigen.
Ipda Suwandi komandan pos bunder mengatakan bahwa penyekatan akan di lakukan secara terus menerus sejak hari pertama dilaksanakan PPKM telah memutar balik 20 hingga 25 kendaraan, dan berkurang pada hari selanjutnya.
Bupatipun berharap masyarakat tetap bersabar dalam menghadapi pandemi ini, serta lebih patuh dalam melaksanakan prokes. Dalam pelaksanaan penyekatan ini bupati mengapresiasi masyarakat yang mulai patuh, serta memahami kebijakan pemerintah dengan dilihat mobilitas masyarakat yang sudah mulai berkurang.
Tidak hanya mengunjungi posko penyekatan saja bupati H.Sunaryanta juga menyempatkan menengok langsung pelaksanaan vaksin covid di puskesmas Wonosari II yang berada di komplek Balai Kalurahan Wonosari. Ratusan peserta yang hadir dari wilayah desa Wonosari antusias mengantri dengan tetap menerapkan disiplin Prokes. Tidak jarang pula petugas juga menghimbau peserta untuk melaksanakan prokes.
| [PIC4] |
Hadir mendampingi Bupati H.Sunaryanta dalam monitoring tersebut Asisten I Drs. Sigit Purwanto, Kepala Dinas Perhubungan Drs. Wahyu Nugroho, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro, Sekdin Dinas Kesehatan
Priyanta Madya Satmaka, Kepala BPBD Edy Basuki
| [PIC2] |

