Gunungkidul – Wonosari (19/2) Humas pemerintah merupakan ujung tombak dalam menyampaikan program dan kinerja pemerintah. Dalam paradigma baru humas selain sebagai corong atau sumber informasi, juga dituntut mampu menghimpun suara atau aspirasi masyarakat, yang selanjutnya sebagai bahan pertimbagan dalam menentukan kebijakan publik. Oleh karena itu insan humas harus memiliki kemampuan dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman yang sangat cepat terutama menghadapi perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi.
[PIC2]
Hal itu dikemukakan oleh Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Azman Latif ketika membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan bagi Organisasi Perangkat Daerah se-Kabupaten Gunungkidul.
[PIC3]
Oleh karena itu menurut Bupati, peran humas sangat strategis dan menentukan keberhasilan dalam organisasi termasuk Pemerintah Kabupaten terutama dalam mempublikasikan pembangunan tidak saja hasil yang telah dilakukan, namum yang sedang dilaksanakan maupun akan dilaksanakan. Dengan demikian bintek Kehumasan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan, perangkat humas dalam menguasai teknologi informasi komunikasi, termasuk didalamnya media sosial sehingga dapat mengetahui kebutuhan publik.
Dikatakan humas harus menjalin sinergi dan akrab dengan wartawan, agar dapat mengontrol informasi yang disampaikan kepada publik. Humas pemerintah dituntut meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi serta mempermudah akses informasi tersebut bagi masyarakat. Jadi pada prinsipnya, pada era keterbukaan informasi publik, humas harus berperan penting dalam menjaga citra positiflembaga pemerintahan, serta dapat meningkatkan pelayanan dan pengelolaan informasi disetiap instansinya, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mensukseskan berbagai program pemerintah yang hasilnya dapat dinikmati oleh publik.
Sementara Kasi Humas Kusjayanto, SH, MM dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan Bintek Kehumasan ini untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan tentang kehumasan bagi apparatus perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Narasumber dalam Bimtek tersebut dari Harian Radar Jogja, Kusno Setyo Utomo,S.Sos, SH dengan materi tentang Penulisan Berita , dan Syukron Aris Muttaqin,SE, dengan materi Dasar-dasar Jurnalistik Online. Dan peserta sebanyak 60 orang dari Organisasai Perangkat Daearah, dengan mendapatkan teori dan praktek jurnalistik. (*tim_IKP)

