Gunungkidul – Generasi Muda saat ini adalah generasi muda milenial yang hidup pada era Globalisasi dan Digital. Tentunya memiliki banyak tantangan sehingga perlu dibentuk generasi muda yang berkarakter. Hal tersebut disampaikan Kapolda DIY, Brigjen. Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., Rabu, (05/09).
[PIC1]
“Selain berkarakter, generasi muda harus berwawasan kebangsaan, cinta NKRI, anti intoleransi, dan radikalisme, anti narkoba serta memiliki nilai juang yang tinggi,” tegas Kapolda saat menjadi Pembina Apel Gelar Potensi Generasi Muda Bhayangkara Solidarity Camp 2018 Resimen Satmabhara dan Saka Bhayangkara Polda DIY.
Pada kegiatan yang digelar di kawasan Goa Rancang Kencono, Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul tersebut pihaknya berharap pada kegiatan Satmabhara dan Saka Bhayangkara kedepan ikut aktif dan memiliki andil dalam usaha pemeliharaan Kamtibmas.
[PIC2]
“Serta mampu mencetak generasi muda yang taat hukum, peduli, dan mampu menjalankan fungsi Kepolisian di tengah masyarakat,” harap Kapolda.
Apel Gelar Potensi Generasi Muda Bhayangkara Solidarity Camb 2018 Resimen Satmabhara dan Saka Bhayangkara Polda DIY yang digelar mengusung tema ‘Generasi Unggul Berkarakter’.
Setidaknya sekitar 300 peserta apel yang terdiri dari Resimen Satmabhara dan Saka Bhayangkara Polda DIY terlibat pada kegiatan tersebut. Dalam waktu bersamaan juga dilakukan penyerahan bantuan kursi roda dan sembako kepada warga Desa Bleberan.
Tampak hadir pada acara tersebut diantaranya, Bupati Gunungkidul diwakilkan, Staf Ahli Bidang, Ekonomi Pembangunan, drh. Krisna Berlian, Kepala Disdikpora, Bahron Rosyid, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kominfo, diwakilkan Kepala Bidang IKP, Irfan Ratnadi, Dandim 0730/GK, Letkol Inf Muh. Taufik Hanif Y, S.Sos., Kapolres, AKBP. Ahmad Fuadi, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Jajaran Polda DIY, Rektor Universitas Widya Mataram, Ketua Stipram, Suhendroyono, SH MM M.Par CHE.
Kegiatan diakhiri dengan pertunjukan dari masing-masing Saka Bhayangkara.

