Gunungkidul – Kelompok Tani Ngudi Makmur, Salaran, Ngoro-oro , Patuk, Gunungkidul mengembangkan tanaman pisang jenis Cavendish. Budidaya ini diharapkan dapat mendukung kampung holtikultura dan meningkatkan pendapatan petani.
Gerakan penanaman pisang Cavendish dilaksanakan bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi,Forkompimkab Patuk, serta Penyuluh Pertanian BPP Patuk, Senin (10/10/2022).
“Bibit pisang cavendish merupakan bantuan dari pemerintah sejumlah 10.000 bibit untuk Kelompok Tani Ngudi Makmur Salaran dan KWT Ngudi Makmur Senggotan,” kata Rismiyadi.
Pihaknya juga mengatakan, secara umum pisang Cavendish mirip dengan pisang ambon. Jika dirawat dengan bagus jenis pisang ini memiliki pasar yang baik. Biasanya pasarnya ada di supermarket.
| [PIC1] |
“Bibit Cavendish, bibitnya hasil teknologi kultur jaringan. Jadi semua mempunyai sifat yang sama. Beda jika bibitnya dari bonggol, sifatnya belum tentu sama dengan indukny,” paparnya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mendukung Desa Ngoro-oro patuk menjadi kampung hortikultura. Pihaknya berharap tidak hanya pisang, namun juga banyak tanaman lain yang dikembangkan di wilayah ini.
“Tidak hanya menjadi pusat kunjungan wisata holtikultura namun juga dapat meningkatkan pendapatan petani,”kata Bupati.

