Kick Off Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Gunungkidul Sekretaris Daerah dan Forkopimda menjadi peserta penerima vaksin

Gunungkidul – Vaksinasi perdana Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dilaksanakan di Ruang Yudistira RSUD Wonosari dengan peserta Forkopimda dan  perwakilan profesi Kesehatan sejumlah 30 orang.Kamis (28/1)

“Dengan meningkatnya kasus konfirmasi baik nasional maupun di daerah, program pemerintah adanya vaksinasi  menjadi angin segar sehingga  adanya vaksin covid  harapanya  mengurangi  penularan dan menurunkan jumlah kasus positif dan kematian” kata kepala Dinas kesehatan dr. Dewi Irawati, M.kes.[PIC3]

Pada tanggal 25 januari 2021 telah diterima sejumlah  5544 dosis untuk kabupaten Gunungkidul dan mulai tanggal 26 mulai di distribusikan ke fasilitas  kesehatan. Untuk tahap  pertama akan diberikan untuk SDM  kesehatan  baik  pemerintah maupun swasta. Dalam kick off ini  juga akan diberikan kepada 10 tokoh panutan  dan  profesi kesehatan . Target pemerintah nasional  selesai 2 dosis sampai akhir bulan Februari dan akan menunggu intruksi untuk sasaran berikutnya.[PIC1]

Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos kasus konfirmasi positif yang semakin meningkat terus dilakukan upaya pencegahan dengan menerapkan protocol kesehatan 3 M, upaya lain dengan program vaksinasi yang telah dilakukan oleh pemerintah. Vaksin ini dilakukan untuk  mengurangi penurunan paparan covid-19 sehingga  kehidupan masyarakat kembali normal.

[PIC2]

“vaksin ini sudah mendapatkan ijin penggunaan darurat  dari BPOM dan dinyatakan halal oleh MUI” terang Bupati

Harapanya masyarakat dapat terus berperan aktif  mensukseskan program pemerintah ini, dan tetap patuh pada protocol kesehatan  dengan tetap menerapkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Hadir dalam Kick Off  yang mendapatkan vaksin diataranya adalah Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih, SE, Sekretaris Daerah Ir. Drajad Ruswandono, MT, Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan, SIK, Komandan Kodim 0730/GK Letkol. Inf Noppy Laksana Armiyanto, SH, Kepala Dinas Kesehatan dr. Dewi Irawati, M.Kes, Direktur RSUD dr. Heru Sulistyawati, S.pA,  serta tokoh agama dilanjutkan profesi kesehatan.